OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Warung Ketjil./Instagram-warung.ketjil
Harianjogja.com, JOGJA—Kuliner Warung Tegal (warteg) biasanya identik dengan warung makan di pinggir jalan dengan jajaran bangku-bangku tua. Meski demikian, kelezatan rasanya tiada dua.
Saat ini bukan cuma makanan enak tempat yang estetik akan jadi nilai tambah dan incaran bagi para pelanggan. Kreativitas di Jogja juga tampak dari warteg yang tak mau ketinggalan tampil estetik seperti kebanyakan tempat makan lain.
Penasaran? Ini jajaran warteg kekinian nan estetik yang ada di Jogja:
1. Vindoty’s Kitchen and Lab
Meski tersembunyi di balik gang Dusun Kaingan, Nusupan, Trihanggo, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Vindoty's Kitchen hampir selalu tampak ramai oleh pengunjung yang kelaparan.
Selain deretan lauk pauk nusantara seperti terik daging, paru goreng, ayam bakar, telor balado, tersedia pula es jamu kunir asem dan beras kencur serta makanan penutup seperti puding flannel, tapai Cheesecake, dan lainnya. Harganya mulai dari Rp7.500 hingga Rp40.000, buka setiap Senin-Sabtu dari jam 07.00 hingga 15.30 WIB.
Baca juga: Daftar 3 Ikon Baru Akan Dibangun di Selatan DIY, Bakal Jadi Daya Tarik Wisatawan
2. Warung Makan Berdikari
Tampak sederhana namun estetik Warung Makan Berdikari menawarkan lauk pauk nusantara ala warteg yang bisa jadi opsi tempat makan siang. Setiap beberapa hari menu akan berubah namun sambal ijo cumi, ayam suwir sambal matah, dan sayur pakcoy menjadi menu pondasi yang bisa ditemui setiap buka.
Lokasinya cukup mudah ditemui yakni sekitar area Jalan Kaliurang KM 5 tepatnya di Jalan karangwuni No.G04, Karangwuni, Caturtunggal, Depok, Yogyakarta. Buka sejak pukul 09.30 WIB hingga habis dan tutup setiap hari Senin.
3. Warung Ketjil
Sesuai namanya, Warung Ketjil berdiri di sisi gang kecil dan sepetak bangunan rumah dua lantai, tepatnya di Jalan Pandega Karya KM 5,6 No 3, Manggung, Caturtunggal, Yogyakarta. Buka sejak pagi hingga malam Warung Ketjil dapat menjadi obat lapar sejak pukul 07.00 hingga 22.00 WIB
Menariknya, warteg ini selain menyediakan nasi merah yang tak umum ditemui. Varian menunya beragam dan berganti hampir setiap harinya. Dalam satu piring berisi nasi, sayur, lauk sesuai selera dihargai mulai dari Rp15.000 hingga Rp20.000-an tergantung pilihan menunya. Tak lupa Warung Ketjil juga menawarkan sajian es yang berganti tiap harinya.
4. Landhuis Resto
Landhuis Resto tampil beda dari warung makan lain yang ada di Jogja. Dibawah bangunan arsitektur khas jaman kolonial Belanda namun menawarkan varian menu khas masakan rumahan atau ala warteg.
Tentunya tak ketinggalan dengan teknologi layar sentuh untuk memilih aneka lauk pauk serta aneka sayuran yang ada, jika tak mau ribet kamu juga bisa memilih menu paket yang tersedia. Harganya cukup terjangkau dibanderol dari Rp5.000 hingga Rp28.000.
Beralamat di Jalan Ipda Tut Harsono No.28, Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta dapat dikunjungi sejak pukul 11.00 hingga 22.00 WIB
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.