Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Chand Baori, sumur kuno terbesar di dunia yang kini jadi spot wisata India. / Ist
Harianjogja.com, DAUSA—Nenek moyang di India terbilang jenius. Buktinya, mereka bisa menggali sumur kuno dengan 3.500 anak tangga yang memiliki nilai arsitektur luar biasa.
Sumur kuno yang kini jadi destinasi wisata itu bernama Chand Baori, letaknya di desa Abhaneri, distrik Dausa, Rajasthan timur, India. Melansir Indiatimes, sumur itu salah satu sumur tangga (stepwell) tertua di Rajasthan dan dianggap sebagai salah satu yang terbesar di dunia.
BACA JUGA: Wow! Jembatan Kereta Api di India Lebih Tinggi dari Menara Eiffel
Sekilas, Chand Baori tidak terlihat seperti sumur. Struktur persegi yang luar biasa ini memiliki kedalaman 13 lantai, dan berbaris di sepanjang dinding di tiga sisi adalah tangga ganda. Sebanyak 3.500 anak tangga sempit diatur dalam simetri sempurna turun ke dasar sumur sedalam 20 meter ke genangan air hijau keruh.
Sumur tangga ini dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 oleh Raja Chanda dari Dinasti Nikumbha, menyediakan sumber air yang dapat diandalkan di sekitarnya selama berabad-abad sebelum sistem pengiriman air modern diperkenalkan.
Kini, sumur tidak lagi digunakan. Namun, landmark ini menjadi persinggahan menarik ke struktur arsitektur yang mengesankan yang berusia lebih dari 1000 tahun. Ada juga sebuah kuil yang berdampingan dengan sumur untuk dijelajahi pengunjung.
BACA JUGA: Unik, Polisi di India Masih Gunakan Merpati Pos untuk Kirim Pesan
Alasan di balik pembangunan sumur tangga yang begitu rumit tidak sepenuhnya jelas. Beberapa percaya itu digunakan sebagai tempat pemanenan air. Rajasthan adalah tempat yang kering, dan karenanya, setiap ons air sangat berharga. Mulut sumur yang besar berfungsi sebagai corong penangkap hujan yang turut menyebabkan air merembes masuk dari batuan berpori di dasarnya.
Selain sumur air, Chand Baori juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Abhaneri. Penduduk kota biasa duduk di sekitar sumur tangga dan menyejukkan diri selama hari-hari pada musim panas. Di bagian bawah sumur, udaranya selalu sekitar 5-6 derajat lebih dingin daripada di bagian atas.
Anak tangga mengelilingi sumur di tiga sisi, sedangkan sisi keempat memiliki satu set paviliun yang dibangun di atas yang lain. Sisi yang memiliki paviliun memiliki relung dengan pahatan yang indah termasuk ukiran religi. Bahkan ada kediaman kerajaan dengan kamar untuk Raja dan Ratu serta panggung untuk pertunjukan seni.
Uniknya, Chand Baori pernah ditampilkan dalam film The Fall dan juga tampil kecil dalam blockbuster Christopher Nolan The Dark Knight Rises. Sumur itu sekarang menjadi harta karun yang dikelola oleh badan arkeologi India.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Indiatimes
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.