ICAS 2026 di Unisa Soroti Krisis Iklim, Hoaks dan Peran Perempuan
ICAS 2026 di Unisa Jogja bahas kepemimpinan perempuan Muslim, krisis iklim, hoaks, transformasi digital, dan keadilan ekologis.
Penandatangan kerja sama antara BOB dengan Sekolah Vokasi UGM dlaam rangka pengembangan wisata di kawasan YIA-Borobudur, salah satunya dengan memperkuat story telling, Jumat (4/8/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB) mengembangkan penguatan story telling atau cerita sejarah maupun budaya di sepanjang Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo hingga Borobudur Magelang. BOB menggandeng Sekolah Vokasi UGM dalam Upaya penguatan cerita-cerita tersebut untuk didokumentasikan.
Direktur BOB Agustin Perangin Angin menjelaskan program penguatan story telling di sepanjang YIA-Borobudur itu dilakukan dengan menggandeng Sekolah Vokasi UGM. Alasannya dalam pengembangan pariwisata BOB tidak bisa sendiri melainkan butuh peran serta pihak lain salah satunya akademisi. Pihak kampus bisa menerapkan hasil riset kepariwisataan mereka ke ranah praktik di lapangan.
BACA JUGA : Sensasi di Kopi Puncak Menoreh, Warung Kopi Favoritnya Warga Kota Jogja
“Mengembangkan story telling kami kerjakan dengan beberapa pihak, tidak hanya Menoreh Selatan tetapi juga bagian utara. Mengapa story telling? karena saat pandemi, memberikan pelajaran kepada kita bahwa pariwisata itu tidak sekadar taste tetapi kisah atau cerita menjadi kekuatan untuk membuat wisatawan hadir,” katanya kepada wartawan di sela-sela penandatanganan Sekolah Vokasi, Jumat (4/8/2023).
Ia mengatakan di saat pariwisata dibatasi, namun kepuasan wisatawan tidak boleh berkurang, sehingga bisa diarahkan pada nilai yang terkandung pada destinasi tersebut melalui kisah-kisah yang terdokumentasikan. Saat ini sudah ada belasan desa di kawasan Menoreh yang siap untuk mendukung pengembangan wisata ini.
“Tidak berhenti di Borobudur saja, tetapi juga sampai ke YIA. Jangan sia-siakan mulai dari YIA sampai Borobudur harus dikuatkan story telling-nya untuk menarik wisatawan. Vokasi punya ide ini kami muatan ada keinginan memunculkan story telling, ini hampir setahun prosesnya,” katanya.
Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPOB, Bisma Jatmika menambahkan kerja sama ini akan fokus pada merancang Wisata Menoreh Cultural Trail. Tujuannya sebagai upaya diversifikasi produk wisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas Borobudur.
Dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tidak dapat dilakukan sendiri, namun harus kolaborasi antar instansi dan stakeholder terkait.
BACA JUGA : WISATA LEBARAN: Wisata Kuliner di Nanggulan Kulonprogo Mulai Buka Minggu 23 April
"Diharapkan dapat menjadi payung hukum untuk memperkuat koordinasi, fasilitasi dan sinkronisasi. Selain itu dapat menjadi sarana pengelolaan dan pengendalian, serta implementasi program pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Khususnya di wilayah destinasi pariwisata Super Prioritas Borobudur,” ucapnya.
Dekan Sekolah Vokasi UGM Agus Maryono mengapresiasi BOB atas terjalinnya kerja sama tersebut. Sekolah Vokasi UGM siap memberikan dukungan terkait penguatan cerita atau kisah menarik yang berkembang di kawasan YIA-Borobudur. Salah satu kisah yang sedang ditulis adalah Nyi Ageng serang yang akan didokumentasikan menjadi buku.
“Ini merupakan link and match antara perguruan tinggi dengan pemerintah untuk menuntaskan berbagai persoalan di tengah masyarakat termasuk pengembangan wisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ICAS 2026 di Unisa Jogja bahas kepemimpinan perempuan Muslim, krisis iklim, hoaks, transformasi digital, dan keadilan ekologis.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek keberangkatan terbaru di sini.
Kejagung akan periksa Sony Sonjaya terkait pengajuan justice collaborator dalam kasus korupsi MBG 2025-2026.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
UMKM Gunungkidul didorong manfaatkan media sosial untuk pemasaran digital guna meningkatkan omzet dan daya saing usaha.
Solusi Bangun Indonesia operasikan fasilitas ekspor semen di Tuban, targetkan pasar AS dan global.