Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Sungai Ruki di Afrika jadi sungai tergelap di dunia. / Oddity Central
Harianjogja.com, JOGJA—Sungai di Afrika bernama Ruki dijuluki sebagai sungai paling gelap di dunia oleh para ilmuwan. Gelapnya sungai ini bukan dari pencemaran, melainkan larutan organik dari hutan di sekitarnya.
Ruki merupakan anak sungai Kongo, terletak di Republik Demokratik Kongo, Afrika Tengah. Sungai ini punya air yang sangat gelap, hingga seseorang yang berkaca di atasnya tidak bisa melihat bayangannya.
BACA JUGA: Bikin Takjub, Ada Warung Tergantung di Tebing Besar China
Melansir Oddity Central, para ilmuwan menyimpulkan bahwa air berwarna gelap itu disebabkan oleh tingginya kadar bahan organik terlarut dari hutan hujan di sekitarnya. Para ilmuwan menemukan bahwa warna tersebut disebabkan oleh senyawa kaya karbon yang terlarut dari sisa tanaman yang membusuk dan terbawa ke Sungai Ruki oleh air hujan dan banjir.
Dr Travis Drake, penulis utama studi ilmiah yang diterbitkan baru-baru ini, mengatakan bahwa Ruki seperti “teh hutan” yang diseduh dari tanaman kaya karbon. Warna air yang dihasilkan membuat Ruki lebih gelap dibandingkan Rio Negro, sungai di Amerika Selatan yang dijuluki “Sungai Hitam” karena berwarna serupa teh kental.
BACA JUGA: Fenomena Alam Tidak Biasa, Ada Sungai dengan Aliran Air Berwarna Merah Darah
“Senyawa organik yang terlarut dari vegetasi ini menyerap cahaya, jadi semakin tinggi konsentrasinya, air akan tampak semakin gelap. Ini seperti menyeduh teh dengan konsentrasi ekstra menggunakan banyak kantong teh,” ujar Dr. Drake.
Dengan menggunakan sistem pengukuran, tim ilmuwan ETH Zurich di Swiss menemukan bahwa Ruki 1,5 kali lebih gelap daripada Rio Negro di Amazon. Dan meskipun Ruki hanya menempati seperduapuluh dari Basin Kongo, hal ini memberikan gambaran seperlima dari seluruh karbon terlarut di Kongo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.