Tingkatkan Minat Baca, Denmark Hapus Pajak Buku
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Tiwul - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Awal mula kemunculannya, tiwul menjadi alternatif makanan pokok nasi yang mahal. Makanan penyelamat ini sekarang menjadi kuliner khas Gunungkidul.
Sekitar masa penjajahan Belanda dan Jepang, harga makanan tidak stabil. Nasi, sebagai makanan pokok masyarakat Jawa, tidak selalu terjangkau harganya. Masyarakat tetap perlu makan, maka berbagai kreativitas menemukan kuliner alternatif. Salah satunya berupa tiwul, makanan yang berasal dari singkong. Secara harga, singkong cenderung lebih murah dari nasi.
Tidak hanya Gunungkidul, tiwul juga banyak ditemukan di daerah Ponorogo, Trenggalek, Wonosobo, Wonogiri, Pacitan, dan Blitar. Adapun proses pembuatan berawal dari bahan baku singkong, kemudian dikeringkan menjadi gaplek. Proses selanjutnya berupa penumbukan geplek hingga halus. Terakhir dikukus hingga matang. Tiwul umumnya disajikan dengan parutan kelapa dan siraman gula merah.
Bagi masyarakat yang tertarik mencoba, makanan khas ini bisa ditemukan di beberapa lokasi di Jogja. Berikut tiga di antaranya.
Pengunjung sudah bisa menghirup aroma wangi gula Jawa saat memasuki Tiwul Ayu Mbok Sum. Dapur warung ini memang terbuka, sehingga pengunjung bisa melihat proses memasaknya. Tidak hanya aroma makanan, pengunjung bisa merasakan panasnya api pemanggang.
Bahan baku dan proses memasak tidak menggunakan bahan pengawet. Di samping aman, tiwul di sini juga selalu fresh. Ada beberapa pilihan menu seperti tiwul gula Jawa, tiwul gula pasir, tiwul gurih, tiwul tawar, tiwul sambat, tiwul keju, hingga tiwul coklat.
Harga per porsi tiwul di sini mulai dari 6.000 hingga 18.000. Tiwul Ayu Mbok Sum beralamat di Jalan Mangunan Kilometer 4,5, Mangunan, Dlingo, Cempluk, Mangunan, Dlingo, Bantul. Jam operasionalnya mulai dari pukul 05.00 hingga 19.00 WIB.
Gathot Tiwul Mbah Hadi salah satu yang legendaris di Jogja. Mbah Hadi sudah mulai memproduksi dan berjualan tiwul sejak tahun 1975. Biasanya pembeli di sini merupakan wisatawan. Terlebih lokasinya juga berada di sekitar Utara Tugu Pal Putih Jogja.
Tidak hanya tiwul, pengunjung juga bisa mencicipi cenil, gathot, dan lupis. Harga per porsi mulai dari Rp5.000. Untuk menemukan Gathot Tiwul Mbah Hadi, masyarakat perlu berkunjung ke sekitar Jalan A. M. Sangaji, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Jogja. Jam operasionalnya mulai dari pukul 15.30 hingga 20.00 WIB.
Tiwul tidak hanya bisa dinikmati langsung di warungnya. Bagi anda yang sibuk, atau justru ingin membeli tiwul untuk oleh-oleh, maka bisa membeli tiwul instans. Salah satu tempat yang menyediakan tiwul jenis ini yaitu Gathot Thiwul Yu Tum.
Ada beragam menu, dari tiwul instans boks hingga nasi tiwul instan. Harganya mulai dari Rp15.000 hingga Rp21.000. Di samping tiwul, Gathot Thiwul Yu Tum juga menyediakan menu lain seperti rengginang dan pathilo.
Gathot Thiwul Yu Tum berlokasi di Jalan Pramuka Nomor 36, Pandansari, Wonosari, Wonosari, Gunungkidul. Jam operasionalnya mulai dari pukul 06.00 hingga 20.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.