Bantuan Modal UMKM di Bantul Diperluas, Fokus Warga Miskin Ekstrem
Pemkab Bantul akan memperluas bantuan modal UMKM Rp2 juta bagi warga desil 1, 2, dan 3 untuk menekan kemiskinan ekstrem.
Suasana kebun bunga lor JEC yang menawarkan spot swafoto dengan keindahan bunga Celosia yang berlokasi di sebelah utara JEC tepatnya di Modalan, Banguntapan, Bantul, Selasa (19/8/2025). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL—Sebuah destinasi wisata baru berupa kebun bunga dengan konsep wisata edukasi dan spot swafoto mulai dibuka di kawasan utara JEC tepatnya Banguntapan, Bantul. Kebun seluas 2.000 meter persegi ini dikelola oleh warga bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat, yang selama ini dikenal fokus pada budidaya sayuran.
Bunga yang dipilih adalah jenis celosia yang dikenal eksotis dan anggun secara visual. Warna-warni kebun itu tampak kontras di antara kawasan sekitarnya yang padat dengan perumahan. Merah dan kuning dari kelopak bunga yang tengah mekar menjadikannya salah satu lokasi pilihan untuk sekadar bersantai.
BACA JUGA: Hasil Real Madrid vs Osasuna Babak I: Skor 0-0
Pemilik kebun Pepy mengatakan, ide membuat kebun bunga lahir dari keinginan untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda dibanding sekadar tanaman sayur. “Selama ini KWT hanya mengembangkan sayur di pekarangan. Kami ingin meng-upgrade, membuat kebun bunga yang bisa jadi destinasi wisata,” katanya, Selasa (19/8/2025).
Menurut Pepy, bibit bunga didatangkan secara khusus dengan modal sekitar Rp3 juta. Awalnya ditanam sekitar 1.000 batang bunga. “Kalau bunganya tidak kami jual, tapi kami jual tiket masuk. Yang dijual KWT itu produk lain seperti jeruk, cabai, tomat, dan tanaman dalam polybag,” katanya.
Selain menjadi objek wisata, bunga-bunga yang ditanam juga berfungsi ekologis. Jenis bunga tersebut merupakan tanaman penangkal hama alami. “Dulu petani menggunakan bunga ini untuk mengalihkan serangga dari padi. Jadi selain indah dipandang, kebun ini juga berperan sebagai pestisida alami,” ujar Pepy.
Heri, pengelola lapangan menambahkan, bunga-bunga yang ditanam bersifat musiman dengan masa mekar sekitar dua bulan. Saat ini kebun baru dua minggu dibuka untuk umum dengan harga tiket Rp8.000 per orang. “Masih fluktuatif, kadang ramai kadang sepi. Mungkin karena masih baru. Namun sudah ada yang datang dari komunitas yoga, juga beberapa keluarga,” ujarnya.
BACA JUGA: Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 20 Agustus 2025: Berangkat dari Stasiun Palur
Untuk melengkapi fasilitas, pengelola juga menyiapkan mini playground serta bekerja sama dengan pedagang di sekitar lokasi. “Nanti pengunjung bisa makan sambil menikmati pemandangan kebun,” imbuh Heri.
Meski belum ramai akibat liburnya mahasiswa yang menjadi target utama pasar, pengelola optimistis kebun bunga ini akan menjadi destinasi baru di Bantul, mengikuti tren wisata kebun bunga yang sebelumnya populer di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul akan memperluas bantuan modal UMKM Rp2 juta bagi warga desil 1, 2, dan 3 untuk menekan kemiskinan ekstrem.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.