Rusia Kembalikan 528 Jenazah Tentara Ukraina
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.
Ilustrasi Raja Ampat/Ist-Traveloka
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata mempromosikan wisata bahari yang ada di Raja Ampat, Papua Barat Daya ke wisatawan mancanegara wilayah Eropa dan Amerika dalam kegiatan wisata pengenalan atau Familiarization Trip (Famtrip).
"Searah dengan upaya Kementerian Pariwisata untuk menaikkan wisata bahari sebagai segmen wisata minat khusus unggulan, perjalanan wisata pengenalan ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan pengalaman menyeluruh perihal destinasi kepada para dive travel agent internasional," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa.
Made menjelaskan rangkaian acara dilaksanakan pada 6-17 September 2025, dengan berkolaborasi bersama industri bahari.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya memperkuat gaung wisata minat khusus bahari Indonesia di pasar internasional, terutama Raja Ampat sebagai destinasi pariwisata prioritas dengan keindahan bawah laut berkelas dunia.
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III Kemenpar Wisnu Sindhutrisno menambahkan kegiatan ini mengenalkan Raja Ampat ke pasar internasional sebagai tujuan selam melalui wisata pengenalan.
Hal ini diharapkan dapat selalu menjaga Indonesia sebagai destinasi bahari unggulan dunia.
BACA JUGA: Kabar Baik! Puluhan Ribu Pendamping PKH Bakal Diangkat Jadi ASN
"Segmen wisata selam menghadirkan wisatawan minat khusus yang berkualitas dan cenderung memiliki lama tinggal lebih panjang. Terlebih lagi, Indonesia memiliki diving spot yang tersebar di seluruh kepulauan dengan keistimewaan yang layak dikejar para penyelam dunia, terutama pasar penyelam Eropa dan Amerika,” ucap Wisnu.
Famtrip di Raja Ampat menghadirkan dua pengalaman wisata selam, yaitu liveaboard dengan kapal pinisi modern yang berkolaborasi dengan La Galigo Liveaboard, serta menginap di dive resort yang berkolaborasi dengan Katembe Private Island.
Diharapkan para dive travel agent bisa mendapatkan variasi paket wisata yang berpotensi ditawarkan kepada pasar wisman originasi.
Di Raja Ampat, peserta menyelam di beberapa titik selam populer, di antaranya Blue Magic, Citrus Ridge, Melissa’s Garden, Manta Sandy, dan Arborek Jetty. Terdapat berbagai spesies karang dan biota laut yang merupakan endemik Raja Ampat, seperti kuda laut kerdil (pygmy seahorses) dan berbagai siput laut tak bercangkang (nudibranch).
Selain itu, peserta juga melakukan night dive, yaitu penyelaman di malam hari untuk bertemu spesies endemik unik lainnya, seperti hiu Kalabia, dikenal dengan walking shark yang terkenal dapat berjalan dengan sirip, serta hiu karpet Wobbegong yang berumbai dan tinggal di dasar laut.
Tidak hanya pengalaman menyelam, para peserta famtrip diajak mengunjungi desa-desa berpenduduk di wilayah Kepulauan Raja Ampat, yaitu Desa Sauwandarek dan Desa Arborek.
Para peserta juga melakukan trekking di kawasan Piaynemo untuk dapat memandang gugusan karst atau batu gamping yang menjadi salah satu pemandangan ikonik Raja Ampat.
Selainnya, peserta famtrip diajak menyusuri Kampung Warsambin untuk mendatangi Kalibiru, sungai dengan aliran air jernih berwarna biru kehijauan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.