Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Emas dan 2 Rekor Dunia Asian Games 2026
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan dua rekor dunia dengan total 366 kg.
Bandara Internasional Gautam Buddha (GBIA) di Bhairahawa/Risingnepaldaily
Harianjogja.com, JOGJA—Bandara Internasional Gautam Buddha (GBIA) di Bhairahawa bersiap menyambut kembalinya layanan penerbangan internasional reguler setelah vakum sekitar enam bulan. Kepastian ini hadir seiring kesiapan Thai AirAsia untuk memulai rute internasional baru.
Thai AirAsia telah mendapat izin untuk mengoperasikan dua penerbangan per minggu antara Bhairahawa dan Thailand yang dijadwalkan mulai 12 Oktober.
Manajer Umum GBIA, Pratap Babu Tiwari, mengonfirmasi dimulainya kembali layanan ini, sekaligus memberikan sinyal positif dari maskapai lainnya.
"Thai AirAsia telah diizinkan untuk mengoperasikan dua penerbangan seminggu mulai 12 Oktober. Perusahaan lain, termasuk Jazeera Airways, juga sedang dalam tahap persiapan. Jazeera berencana untuk memulai penerbangan setelah festival Tihar," ujar Tiwari, dikutip dari Risingnepaldaily, Senin (13/10/2025).
Sekilas Riwayat Operasional GBIA
GBIA, yang diresmikan pada 16 Mei 2022, sempat ramai di awal operasionalnya, terutama saat Bandara Internasional Tribhuvan (TIA) menjalani pemeliharaan. Pada periode itu, GBIA melayani hingga 20 penerbangan mingguan dari empat maskapai asing, termasuk Nepal Airlines, Fly Dubai, Thai AirAsia, dan Himalaya Airlines.
Sayangnya, operasional reguler terhenti sejak saat itu, dan hanya mengandalkan beberapa penerbangan sewaan (charter).
Vakumnya penerbangan reguler telah menimbulkan dampak negatif yang parah, terutama bagi sektor pariwisata dan bisnis lokal di sekitar Bhairahawa.
Menurut Netra Acharya, Presiden Kamar Dagang dan Industri Siddhartha, sektor swasta telah menggelontorkan investasi sekitar Rs. 100 miliar (sekitar 1 Triliun Rupiah) untuk menunjang operasional bandara. Namun, terhentinya penerbangan membuat banyak pengusaha kesulitan likuiditas.
"Beberapa pebisnis bahkan sudah menjual hotel berbintang mereka, dan beberapa hotel yang sedang dibangun telah dihentikan di tengah jalan," ungkap Acharya, menjelaskan krisis yang melanda.
Dalam lima tahun sejak dibuka, GBIA telah melayani total 1.057 kedatangan dan pendaratan internasional. Total 61.254 penumpang (29.621 tiba dan 31.641 berangkat). Pada tahun fiskal 2024/25, hanya tercatat 278 penerbangan reguler, dan di tahun berjalan ini, baru ada 10 penerbangan charter saja.
Untuk menarik maskapai asing, Pemerintah telah memperkenalkan berbagai konsesi di bandara Bhairahawa dan Pokhara, meliputi pembebasan biaya layanan penumpang internasional, pembebasan penuh biaya parkir, pendaratan, dan navigasi, diskon 75 persen untuk biaya layanan darat (ground handling) dan diskon bahan bakar.
Namun, para pelaku usaha mengklaim bahwa kebijakan ini belum cukup. Mereka menyoroti masalah struktural seperti kurangnya kantor pemerintahan yang esensial di bandara, monopoli penjualan tiket yang berpusat di Kathmandu, serta kelemahan dalam manajemen bandara sebagai penyebab utama sulitnya mempertahankan penerbangan reguler.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan dua rekor dunia dengan total 366 kg.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.