KKP Akan Cabut Izin KM Maulana 23 Terkait Dugaan Kekerasan ABK
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Kapal klotok menyusuri Sungai Sekonyer di kawasan konservasi Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Kamis (11/12/2025). ANTARA/Shofi Ayudiana
Harianjogja.com, JAKARTA—Sungai Sekonyer menjadi jalur utama wisata alam menuju habitat orang utan liar di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, dengan perjalanan menyusuri hutan rawa gambut yang tenang dan kaya keanekaragaman hayati.
Kapal klotok merayap pelan di atas permukaan Sungai Sekonyer yang tenang. Haluan kapal melawan arus sungai membuat perjalanan terasa panjang namun menenangkan, menyuguhkan pengalaman khas wisata alam di Taman Nasional Tanjung Puting.
Air sungai berwarna cokelat kehitaman, menyerupai seduhan teh pekat, merupakan ciri khas ekosistem hutan rawa gambut. Aliran sungai tersebut membelah kawasan hutan yang diapit vegetasi bakau dan pohon nipah yang tumbuh rapat di sepanjang tepiannya.
Angin lembut menyapu wajah penumpang, berpadu dengan suara mesin kapal, kicau burung, serta gemerisik hutan yang menciptakan suasana alami dan menenangkan selama perjalanan menyusuri Sungai Sekonyer.
“Kalau datang Oktober—November, suasananya lebih tenang. Tidak seramai Juli—Agustus saat wisatawan mancanegara ramai berdatangan,” ujar Ade, pemandu yang menemani perjalanan.
Sungai Sekonyer menjadi jalur utama menuju habitat orang utan liar di kawasan konservasi Taman Nasional Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Jalur sungai ini menjadi akses utama wisatawan untuk menjelajahi kawasan konservasi sekaligus mengamati kehidupan satwa liar di habitat alaminya.
Terdapat tiga lokasi utama untuk menyaksikan orang utan liar, yakni Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey yang letaknya paling jauh. Perjalanan kali ini menuju Tanjung Harapan dengan waktu tempuh hampir tiga jam menyusuri Sungai Sekonyer. Di lokasi tersebut, wisatawan dapat menyaksikan aktivitas pemberian pakan orang utan yang menjadi daya tarik utama kunjungan.
Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey merupakan pusat rehabilitasi sekaligus lokasi pelepasliaran orang utan yang sebelumnya dipelihara manusia. Meski telah dilepasliarkan, pemberian pakan tambahan tetap dilakukan sebagai bagian dari pemantauan dan pemenuhan kebutuhan nutrisi.
Pemberian pakan orang utan dilakukan satu kali dalam sehari, yakni pada pukul 15.00 WIB, dan menjadi momen yang paling dinantikan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Zinedine Zidane membela Cristiano Ronaldo yang disorot usai meninggalkan timnas Portugal dan mengenang kesuksesan mereka di Real Madrid.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 5 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius di Kota Jogja.
PT Pos Sungguminasa mengakui salah kirim surat MA untuk Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang hingga tak diterima sebelum putusan.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.