Event Pariwisata Raup Rp858 Miliar, UMKM dan Wisata Ikut Terdongkrak

Akbar Evandio
Akbar Evandio Kamis, 16 Juli 2026 10:27 WIB
Event Pariwisata Raup Rp858 Miliar, UMKM dan Wisata Ikut Terdongkrak

Humania Revival beraksi di hari keenam Prambanan Jazz 2023 di kompleks Candi Prambanan, Sleman, Minggu (16/7/2023). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pariwisata mencatat penyelenggaraan berbagai agenda pariwisata dan hiburan sepanjang semester I/2026 telah menghasilkan perputaran ekonomi sedikitnya Rp858,12 miliar. Kontribusi tersebut berasal dari penyelenggaraan Karisma Event Nusantara (KEN) maupun berbagai event nasional dan internasional yang didukung pemerintah.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan sektor event menjadi salah satu penggerak utama ekonomi pariwisata melalui peningkatan kunjungan wisatawan, pemberdayaan UMKM, hingga penyerapan tenaga kerja.

"Tidak berhenti di ranah penghargaan, pariwisata juga memberikan dampak ekonomi nyata melalui berbagai event yang digelar dari Januari hingga bulan Juni 2026," ujar Widiyanti dalam Konferensi Pers Update Program Prioritas di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Dia menjelaskan, Karisma Event Nusantara (KEN) tahun ini mencakup 125 agenda daerah yang diselenggarakan di seluruh 38 provinsi di Indonesia.

Hingga 30 Juni 2026, sebanyak 39 agenda telah terlaksana, sementara dampak ekonomi dari 28 di antaranya telah selesai dievaluasi.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, 28 event KEN berhasil menarik sekitar 2,46 juta pengunjung yang terdiri atas wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Selain itu, penyelenggaraan event tersebut melibatkan lebih dari 7.200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menyerap lebih dari 61.000 tenaga kerja, pekerja seni, dan komunitas.

"Dari penyelenggaraan 28 KEN tersebut diperoleh total perputaran ekonomi sebesar Rp196,97 miliar," kata Widiyanti.

Di luar KEN, sepanjang 2026 Kementerian Pariwisata juga memberikan dukungan terhadap 45 event nasional dan 94 event internasional.

Pada periode Januari hingga Juni 2026, sebanyak 17 event nasional dan delapan event internasional yang didukung pemerintah berhasil menarik lebih dari 614.000 pengunjung.

Agenda tersebut juga melibatkan 1.326 UMKM serta lebih dari 18.000 pekerja seni dan komunitas.

Berdasarkan perhitungan Kementerian Pariwisata, penyelenggaraan berbagai event tersebut menghasilkan estimasi perputaran ekonomi mencapai Rp661,15 miliar.

Semester II Diramaikan BTS hingga The Weeknd

Widiyanti mengatakan pemerintah akan melanjutkan strategi penguatan sektor event pada paruh kedua tahun ini melalui berbagai konser dan festival berskala internasional.

Sejumlah agenda yang telah masuk kalender semester II/2026 antara lain konser BTS, Joyland Festival, Prambanan Jazz Festival, We The Fest, Jakarta Warehouse Project, konser The Weeknd, hingga Hammersonic.

Menurutnya, rangkaian agenda tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus memperbesar dampak ekonomi bagi daerah penyelenggara.

“Pemerintah juga menargetkan penyelenggaraan berbagai event tersebut dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata berbasis pengalaman (event-based tourism) yang mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menciptakan peluang usaha bagi UMKM dan ekonomi kreatif,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online