Liburan ke Luar Negeri Tak Harus Mahal, Begini Cara Hematnya

Jumali
Jumali Jum'at, 17 Juli 2026 09:57 WIB
Liburan ke Luar Negeri Tak Harus Mahal,  Begini Cara Hematnya

Foto ilustrasi wisatawan sedang traveling. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Keinginan berlibur ke luar negeri kerap tertunda karena persoalan biaya. Banyak orang menganggap perjalanan internasional identik dengan tiket pesawat mahal, hotel berbintang, dan pengeluaran besar selama berada di negara tujuan.

Padahal, anggapan tersebut tidak selalu benar. Dengan strategi yang tepat, wisatawan tetap bisa menikmati pengalaman menjelajahi negara lain tanpa harus menguras tabungan. Kuncinya terletak pada perencanaan yang matang sejak jauh hari sebelum keberangkatan.

Salah satu komponen terbesar dalam anggaran perjalanan adalah tiket pesawat. Karena itu, calon wisatawan disarankan mulai memantau harga tiket beberapa bulan sebelum keberangkatan. Banyak maskapai menawarkan program promosi atau diskon khusus bagi pemesan awal.

Perbedaan harga tiket yang dibeli enam bulan sebelum keberangkatan dibandingkan dengan pembelian mendekati hari perjalanan bahkan bisa mencapai puluhan persen. Karena itu, fleksibilitas dalam menentukan tanggal keberangkatan dapat menjadi keuntungan tersendiri saat berburu tiket murah.

Selain tiket pesawat, biaya akomodasi juga menyerap porsi besar dari anggaran liburan. Tidak sedikit wisatawan yang kini beralih ke hostel, guest house, atau penginapan berbasis sewa harian karena tarifnya jauh lebih terjangkau dibanding hotel berbintang.

Pilihan akomodasi alternatif ini juga sering memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal. Pengunjung dapat berinteraksi dengan warga setempat, memperoleh rekomendasi destinasi tersembunyi, hingga merasakan suasana lingkungan yang lebih autentik.

Agar semakin hemat, wisatawan juga perlu memanfaatkan transportasi umum yang tersedia di negara tujuan. Banyak kota besar di dunia memiliki jaringan kereta, bus, maupun trem yang terintegrasi dengan baik sehingga memudahkan mobilitas wisatawan.

Menggunakan transportasi umum tidak hanya mengurangi biaya perjalanan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk melihat kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Di sejumlah negara, kartu transportasi harian atau mingguan bahkan menawarkan tarif yang jauh lebih ekonomis dibanding membeli tiket satuan.

Pengeluaran lain yang sering membengkak selama liburan adalah biaya makan. Restoran yang berada di kawasan wisata biasanya memasang harga lebih tinggi karena menyasar wisatawan mancanegara.

Sebagai alternatif, wisatawan dapat mencari kuliner di pasar tradisional, pusat jajanan lokal, atau tempat makan yang banyak dikunjungi warga setempat. Selain lebih murah, pilihan tersebut biasanya menawarkan cita rasa khas yang lebih autentik dibanding restoran yang berorientasi pada turis.

Perencanaan aktivitas selama liburan juga tidak kalah penting. Banyak negara memiliki taman kota, kawasan bersejarah, festival budaya, hingga museum yang dapat dinikmati secara gratis atau dengan biaya sangat terjangkau.

Mengombinasikan destinasi gratis dan objek wisata berbayar menjadi cara efektif untuk menjaga anggaran tetap terkendali tanpa mengurangi kualitas pengalaman selama perjalanan. Informasi mengenai atraksi gratis biasanya tersedia melalui situs resmi pariwisata maupun forum perjalanan.

Pada akhirnya, liburan ke luar negeri bukan semata soal besar kecilnya anggaran yang dimiliki, melainkan bagaimana seseorang mengelola pengeluarannya secara cermat. Dengan memilih waktu yang tepat untuk membeli tiket, mencari akomodasi ekonomis, memanfaatkan transportasi umum, menikmati kuliner lokal, dan menyusun itinerary yang efisien, perjalanan internasional dapat menjadi pengalaman menyenangkan tanpa membuat kondisi keuangan terganggu.

Perencanaan yang baik bukan hanya membantu menghemat biaya, tetapi juga membuat perjalanan menjadi lebih nyaman, terstruktur, dan penuh pengalaman berharga yang sulit dilupakan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online