Penumpang Emirates Kena Guyuran Air di Tengah Penerbangan

Jumali
Jumali Jum'at, 02 Oktober 2026 14:17 WIB
Penumpang Emirates Kena Guyuran Air di Tengah Penerbangan

Airbus A380/Reuters

Harianjogja.com, JOGJA— Penumpang pesawat Emirates penerbangan EK123 rute Dubai-Istanbul dibuat kaget setelah air tiba-tiba mengucur dari langit-langit kabin tidak lama setelah pesawat lepas landas. Sejumlah penumpang bahkan menggunakan selimut untuk melindungi tubuh dan kursi dari guyuran air.

Fox News melaporkan, insiden tersebut terjadi pada 17 September 2026 dan terekam dalam video yang kemudian beredar luas. Penerbangan menggunakan Airbus A380 itu tetap melanjutkan perjalanan menuju Istanbul setelah awak kabin memindahkan penumpang dari kursi yang terdampak.  

Dalam rekaman yang beredar, air terlihat menetes cukup deras dari bagian langit-langit kabin. Penumpang yang duduk di area tersebut berusaha menutupi tubuh menggunakan selimut yang tersedia, sementara beberapa penumpang lain merekam kejadian itu dengan telepon seluler.

Salah satu penumpang, Hsin Ying Chang asal Taiwan, mengatakan air membasahi dirinya secara tiba-tiba dan menggambarkan alirannya seperti air terjun. Kesaksian tersebut disampaikan kepada Newsflare dan kemudian dikutip sejumlah media yang memberitakan insiden tersebut.  

Chang juga mengaku kecewa dengan pengalaman tersebut. Menurut dia, setelah dipindahkan dari area yang basah, dirinya ditempatkan di kursi yang tidak memiliki layar hiburan sehingga ia tidak dapat menggunakan fasilitas tersebut selama sisa perjalanan.

Keluhan lain yang disampaikan Chang berkaitan dengan komunikasi awak kabin. Ia mengaku tidak mendapat penjelasan atau permintaan maaf secara langsung ketika kejadian berlangsung. Pernyataan itu merupakan kesaksian pribadi Chang dan berbeda dengan penjelasan resmi Emirates mengenai prosedur yang dijalankan awak kabin.

Emirates Jelaskan Penyebab Air Mengucur

Pihak Emirates kemudian memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut. Maskapai mengonfirmasi bahwa air yang muncul di bagian kabin EK123 disebabkan oleh penumpukan kondensasi.

Emirates dapat mengonfirmasi bahwa penumpukan kondensasi menyebabkan munculnya air di sebagian kabin sesaat setelah lepas landas pada penerbangan EK123 dari Dubai ke Istanbul pada 17 September 2026,” kata perwakilan Emirates dalam pernyataannya.

Menurut maskapai, awak kabin merespons kejadian tersebut sesuai prosedur yang berlaku. Penumpang yang kursinya menjadi basah dipindahkan ke tempat lain agar tidak terus terkena air.

Emirates juga menyatakan tidak ada lagi air yang terlihat selama penerbangan setelah kejadian tersebut. Pesawat kemudian meneruskan perjalanan dan mendarat di Istanbul sesuai jadwal. 

Maskapai menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang yang terdampak atas ketidaknyamanan tersebut. Dengan demikian, kejadian yang sempat terlihat seperti kebocoran besar dari bagian atas kabin oleh penumpang dijelaskan Emirates sebagai dampak penumpukan kondensasi.

Mengapa Air Bisa Muncul dari Langit-langit Pesawat?

Kondensasi merupakan proses terbentuknya air ketika udara lembap bersentuhan dengan permukaan yang lebih dingin. Pada pesawat, sistem pengatur suhu kabin membuat sejumlah bagian sistem pendingin memiliki suhu yang jauh lebih rendah dibandingkan udara lembap di sekitarnya.

Jika kondensasi terkumpul dan tidak terkelola sebagaimana mestinya, air dapat muncul di area panel kabin. Namun, untuk kasus EK123, penyebab yang disampaikan secara resmi oleh Emirates adalah penumpukan kondensasi, bukan kerusakan tertentu pada struktur pesawat.

Video yang beredar memperlihatkan air muncul dari area panel langit-langit di sekitar tanda “Exit”. Laporan mengenai insiden tersebut menyebut air mulai terlihat tidak lama setelah pesawat meninggalkan Dubai.  

Pesawat yang digunakan dalam penerbangan tersebut adalah Airbus A380. Data penerbangan yang tersedia juga menunjukkan EK123 merupakan rute Dubai-Istanbul dan dioperasikan menggunakan A380-800.  

Meski kejadian itu membuat penumpang basah dan menimbulkan kepanikan sesaat, penerbangan tidak berakhir dengan pendaratan darurat. Pesawat tetap menuju Istanbul dan tidak dilaporkan mengalami gangguan lanjutan akibat air setelah penanganan awal oleh awak kabin. 

Bagi penumpang, insiden tersebut tetap menjadi pengalaman tidak biasa karena air muncul dari langit-langit kabin ketika pesawat sedang berada dalam perjalanan. Rekaman penumpang yang menunjukkan mereka menggunakan selimut untuk bertahan dari guyuran air kemudian membuat kejadian tersebut mendapat perhatian luas di media sosial.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online