Segafredo Bidik Wisatawan Asing Lewat Kopi dan Kuliner Italia di Jogja

Yosef Leon
Yosef Leon Sabtu, 07 November 2026 19:17 WIB
Segafredo Bidik Wisatawan Asing Lewat Kopi dan Kuliner Italia di Jogja

Segafredo Cafe mengembangkan hospitality Italia di Jogja dengan sajian kopi, pasta, dan pizza untuk menyasar wisatawan asing maupun domestik. /Harian Jogja-Yosef Leon.

Harianjogja.com, JOGJA—Pengalaman wisata di Jogja kini tidak hanya berkaitan dengan destinasi alam, budaya, maupun layanan kebugaran. Kehadiran tempat kuliner dengan konsep hospitality internasional juga menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan wisatawan mancanegara yang menginginkan suasana dan cita rasa yang familiar selama berkunjung.

Salah satu konsep tersebut dihadirkan Segafredo Cafe melalui perpaduan budaya kopi dan kuliner Italia. Selain menawarkan kopi sebagai produk utama, kafe ini juga menyajikan makanan khas Italia berupa pasta dan pizza.

Brand Development Indonesia Segafredo Cafe, Rinold Abeeson Pardede, mengatakan kehadiran Segafredo tidak sebatas menawarkan minuman kopi. Pihaknya juga ingin menghadirkan pengalaman menikmati budaya kuliner Italia melalui konsep hospitality yang diusung.

Meski mempertahankan karakter makanan khas Italia, Segafredo tetap melakukan penyesuaian terhadap selera konsumen Indonesia. Karena itu, pilihan menu tidak hanya terbatas pada makanan Eropa, tetapi juga mencakup sajian bercita rasa lokal dan Asia.

"Kami mencoba menjaga kualitas dan keaslian pizza dan pasta. Namun, ada juga pilihan yang lebih dekat dengan lidah orang Indonesia, seperti menu bercita rasa Asia dan Malaysia," ujarnya, Sabtu (7/11/2026).

Bidik Wisatawan Mancanegara yang Berkunjung ke Jogja

Jogja menjadi salah satu lokasi yang dipilih untuk pengembangan Segafredo Cafe di Indonesia. Menurut Rinold, keputusan tersebut mempertimbangkan potensi pasar wisata sekaligus keberadaan PT Indoboga Sukses yang mengambil alih pengembangan merek Segafredo di Indonesia sejak 2025.

Dia melihat perkembangan kunjungan wisatawan ke Jogja dalam beberapa tahun terakhir membuka peluang bagi bisnis hospitality yang menyasar pasar internasional. Apalagi, menurut dia, belum banyak tempat yang secara khusus mengakomodasi kebutuhan dan preferensi wisatawan mancanegara.

Segafredo juga mengandalkan pengenalan mereknya di sejumlah negara untuk menarik konsumen asing. Australia dan Selandia Baru menjadi dua negara yang disebut memiliki tingkat pengenalan merek Segafredo cukup baik.

Dengan kondisi tersebut, Segafredo berharap wisatawan dari kedua negara itu dapat menemukan tempat yang sudah mereka kenal ketika berada di Jogja.

"Kalau ada satu tempat yang brand-nya sudah familiar, kami berharap bisa menjadi salah satu tujuan utama untuk dikunjungi," katanya.

Kopi Italia dengan Karakter Dark Roast

Di tengah kuatnya budaya kopi lokal di Jogja, Segafredo menawarkan karakter kopi Italia sebagai pembeda. Produk kopi yang dihadirkan menggunakan tingkat sangrai gelap atau dark roast, dengan cita rasa kuat tetapi tetap seimbang.

Rinold menilai kebiasaan masyarakat Indonesia yang menikmati kopi pada berbagai waktu turut membuka peluang pengembangan pasar. Karena itu, Segafredo tidak hanya membidik wisatawan asing, tetapi juga konsumen domestik.

Segmen menengah atas menjadi salah satu pasar yang disasar dalam pengembangan bisnis tersebut. Dengan demikian, konsep hospitality Italia yang dihadirkan diharapkan dapat menjangkau wisatawan mancanegara sekaligus penikmat kopi dan kuliner dari dalam negeri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online