Harga BBM 22 Agustus 2026, Pertamax Turun Shell Naik
Harga BBM 22 Agustus 2026 masih mengacu penyesuaian awal Agustus. Pertamax Rp15.950, sementara diesel Shell Rp21.910 per liter.
Gulai tempoyak ikan patin/istimewa
Harianjogja.com, JAMBI—Pergi ke Jambi harus mencicipi dua kuliner unggulan daerah ini yaitu gulai tempoyak ikan patin dan pindang ikan patin. Dua kuliner ini diunggulkan sebagai ikon wisata kuliner Jambi.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi, Eka Feriani di Jambi, Jumat, mengatakan dua masakan tersebut sudah menjadi khas masyarakat Jambi baik dalam masakan keseharian maupun untuk kegiatan seperti hajatan dan pesta pernikahan.
"Tempoyak dan pindang masih jadi kuliner andalan masyarakat Jambi. Masakan itu kerap kita temui di masyarakat bahkan banyak di jual di rumah-rumah makan dan restoran ternama di Jambi," kata Eka, belum lama I ni.
Eka mengatakan masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi itu sempat menjadi polemik, dimana Provinsi Sumatera Selatan mengakui masakan tersebut berasal dari daerah itu.
Namun menurut Eka, Tempoyak memang dikenal dari Sumatera, terkait asal mulanya Eka menyebut Sumatera Selatan dan Jambi berdekatan sehingga makanan itu dikenal di daerah itu.
"Dulu kebanyakan tempoyak dibuat orang Jambi, tapi kan orang lain juga bisa membuat masakan tersebut. Seperti pempek di Palembang ada kita juga ada, tepek ikan di Jambi ada di Palembang juga ada, tapi mereka mungkin duluan mempopulerkannya," kata Eka.
Terkait kemungkinan upaya untuk mendaftarkan hak paten kuliner andalan Jambi tersebut, Eka mengatakan belum ada karena terkendala masakan tersebut juga banyak di daerah lain bahkan daerah lain lebih dulu memopulerkannya.
"Tapi tempoyak dan pindang itu yang khas, yang paling enak rasanya ya dari Jambi. Kita belum bisa mematenkan kuliner tersebut karena daerah lain juga ada," katanya.
Eka juga menyebut banyak pelancong yang mengunjungi Jambi menanyakan masakan tempoyak dan pindang tersebut dan ingin menikmati masakan tersebut.
Terasa Asam
Gulai Tempoyak merupakan lauk dan juga dapat dimakan langsung, namun banyak yang tidak sanggup karena keasamannya. Tempoyak terasa asam karena terjadinya proses fermentasi pada buah durian sebagai bahan bakunya.
Masakan tempoyak bisa dicampur dengan berbagai jenis ikan air tawar seperti ikan patin, baung, toman, lais, seluang panto, lambak, betok dan ikan air tawar lainnya di Jambi.
Begitu juga dengan gulai pindang, juga bisa dicampur dengan ikan sungai seperti ikan baung, ikan gabus dan ikan air tawar lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga BBM 22 Agustus 2026 masih mengacu penyesuaian awal Agustus. Pertamax Rp15.950, sementara diesel Shell Rp21.910 per liter.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 25 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.