OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Gua Suci Tuban/ist-teluklove
Harianjogja.com, TUBAN—Gua Suci di Dusun Suci, Desa Wagun, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur terkenal dengan kehindahan cahaya Matahari yang menerobos masuk dan menyinari dinding gua. Gua ini bukan gua alami tetapi buatan pada masa Kerajaan Majapahit.
Di salah satu dinding gua terdapat pahatan yang menggunakan angka Jawa kuno untuk memberi informasi tahun pembuatan gua yaitu 1026.
Hal menarik dari Gua Suci adalah dinding gua yang berwarna cokelat pastel dan terdapat pahatan-pahatan kuno. Gua memiliki kedalaman sekitar 14 meter dan bentuk atapnya kerucut dengan lubang di bagian tengahnya.
Dari lubang itulah pancaran sinar matahari masuk sehingga cahayanya kerap disebut cahaya dari surga atau Ray of Light. Banyak wisatawan yang memanfaatkan cahaya yang terpancar itu sebagai spot berfoto. Maka dari itu, wisatawan disarankan untuk datang di siang hari saat cuaca cerah agar mendapatkan hasil foto yang bagus.
Tak hanya itu, di dalam gua terdapat stalaktit yang indah dan membuat suasananya terasa sejuk. Bagian dalam gua juga sering dimanfaatkan sebagai spot foto karena latar belakangnya yang kekinian. Ada pula wisatawan yang senang berfoto di sekitar bagian luar gua karena pemandangannya tak kalah indah. Sedikit tips, wisatawan disarankan utnuk membawa lotion anti nyamuk dan lengan panjang agar tidak mengganggu pose berfoto. Selain itu, hati-hati saat menuruni tangga untuk menuju gua karena kondisinya sedikit rapuh.
Untuk menuju gua, aksesnya cukup mudah. Wisatawan tinggal melewati Jalan Raya Tuban-Gresik dan mengikuti penunjuk arah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.