Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Seorang pengunjung tengah menikmati susur sungai oya menggunakan kano di sekitar wisata Wulenpari, Desa Beji, Kecamatan Patuk. /Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Keasrian alam yang berpadu dengan bangunan tradisional khas Jawa menjadi andalan obyek wisata Wulenpari, Desa Beji, Kecamatan Patuk Gunungkidul.
Sejumlah pesona alam yang bakal dinikmati wisatawan salah satunya rerimbunan pohon yang berjejer rapi di sepanjang Sungai Oya. Di antara pepohonan tersebut terselip sebuah bangunan tradisional khas Jawa yang sebagian besar terbuat dari kayu. Fungsi bangunan tersebut sebagai restoran dan tempat penginapan.
Pemilik Wulenpari, Aminuddin Aziz mengatakan, tempat ini mulai dibuka pada pertengahan 2018. Tepatnya beberapa hari usai Hari Raya Idul Fitri.
Diungkapkan Aziz di wisata Wulenpari ini pengunjung bisa merasakan sensasi menyusuri Sungai Oya menggunakan perahu kecil ataupun kanno. Tarifnya Rp25.000 per perahu.
Selain menikmati sensasi bermain air, pengunjung juga bisa merasakan kuliner tradisional yang disajikan di restoran yang lokasinya tepat di pinggir sungai Oya.
Adapun menu yang disajikan meliputi sayur lodeh, tempe goreng, sambel, dan hidangan tradisional lainnya. Harga satu paket kuliner ini berkisar Rp15.000-Rp25.000.
"Menu tersebut berubah tiap hari menyesuaikan dengan suasana alam dan kehidupan masyarakat di dusun ini, kalau ada yang request menu lain kami juga menyediakan," kata Aziz kepada Harianjogja.com, Jumat (10/8/2018).
Aziz mengatakan bagi pengunjung yang datang malam hari terutama saat bulan purnama maka akan bisa menyaksikan hiburan tari dan musik tradisional. Para talentnya didatangkan langsung dari sanggar seni di Jogja.
Dia mengungkapkan dirinya sengaja mengkonsep restoran dan tempat penginapan tersebut berada di pinggir sungai Oyo agar pengunjung bisa merasakan sensasi menyatu dengan alam.
Dampak perekonomian dari berkembangnya Wulenpari tidak hanya dinikmati oleh satu dua orang saja, tapi juga pada masyarakat sekitar. Sebab, Aziz turut mengajak warga kerjasama. Salah satunya dengan ikut serta menyajikan hidangan tradisional.
"Ke depan kami juga akan membuka pasar tradisional yang menyajikan sayur dan buah hasil panen warga sini yang dibuka tiap hari Minggu pagi," kata Aziz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.