Clorot Telo, Jajanan Kreasi Purworejo
Clorot, makanan khas Purworejo/Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, PURWOREJO—Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah memiliki jajanan khas yang unik. Namanya clorot. Makanan ringan ini terbuat dari tepung beras yang dicampur tepung ketela atau kanji. Kemudian adonan ini dicampur dengan garam, kapur sirih, pandan, dan gula merah.
Rasanya manis dan legit. Gula merahnya menghasilkan warna merah bata yang menarik. Teksturnya kenyal dan lembut. Uniknya, makanan ini dibungkus dengan daun kelapa muda atau janur yang dibentuk kerucut. Untuk memakannya bukan dengan membuka janurnya tetapi menusukkan satu jari kita ke ujung clorot dan menekan isinya sampai keluar.
Belakangan, masyarakat Purworejo sudah mulai mengkreasikan makanan khas ini dengan bahan lain. Kali ini, warga di Kecamatan Purwodadi mulai berinovasi membuat clorot bukan dari tepung beras tetapi dari singkong.
“Bahannya singkong atau telo ditambah pewarna alami dari daun klaras [daun pisang kering yang dibakar]. Namanya bukan lagi clorot tapi jadi clolo atau clorot telo,” kata Ester Yuniastuti, penjual makanan khas Purworejo kepada Harian Jogja, belum lama ini.
Untuk membuatnya, singkong dikupas terlebih dulu lalu dibersihkan, diparut, dan diperas. Parutan singkong kemudian diuleni dengan tepung pati singkong dan dikasih bumbu garam dan pewarna klaras. Warna klaras yang hitam keabuan membuat clorot telo ini tidak berwarna merah seperti clorot pada umumnya.
Selain warnanya yang berbeda, rasanya pun juga lebih gurih dan tidak manis legit seperti clorot. Karena banyak mengandung karbohidrat, makanan ini cocok untuk sarapan. Harganya pun sangat terjangkau yaitu Rp1.000 per buah.
BACA JUGA
“Clorot telo bisa dikreasikan macam-macam kok. Bisa dibikin rasa-rasa juga. Rasa buah naga bisa, nangka bisa, apapun bisa,” kata Ester.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share