IHSG Menguat ke 5.731, Saham BBCA dan BBRI Topang Penguata
IHSG dibuka naik 0,63% ke level 5.731. Penguatan ditopang BBCA, BBRI, dan AMMN meski sentimen ekonomi domestik masih membayangi pasar.
Pembeli memilih barang di emperan minimarket di Jepang/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Jika Anda jalan-jalan ke Jepang, dan belanja keperluan di minimarket terdekat, perhatikan etikanya.
Seperti dilansir Soranews24, belum lama ini, berikut ini etika berbelanja di minimarket di Jepang:
Selain sebagai tempat membeli aneka makanan ringan dan minuman, mereka juga menjual makanan siap saji lengkap dan berbagai macam barang. Tidak hanya itu, bahkan pembayaran tagihan juga bisa dilakukan di sini. Tidak hanya untuk hal-hal kecil seperti layanan telepon bulanan, tetapi bahkan tagihan pajak.
Maka dari itu, sebaiknya saat membayar di kasir jangan melipat atau menggulung beberapa lembar uang tunai untuk membayar, segera buka lipatan gulungan uang tunai sebelum menyerahkannya ke petugas kasir. Selain lebih nyaman untuk kasir, juga membantu proses transaksi berjalan lebih cepat.
Satuan nominal mata uang Yen Jepang, adalah 1.000 Yen. Maka biasanya, uang kembalian sangat dibutuhkan. Untungnya, minimarket di Jepang biasanya memiliki nampan kecil di sebelah meja kasir di mana pelanggan dapat menaruh koin saat sedang dihitung. Etika penting di sini adalah meletakkan koin tersebut dengan benar, bukan dengan cara dilempar. Kadang-kadang pelanggan yang tidak sopan membuang uang koin ke nampan dengan cara yang lebih menyerupai seperti acara pelemparan jarak jauh ke dalam kotak koleksi besar di kuil-kuil Buddha dan kuil Shinto.
Di Jepang, banyak minimarket yang mempunyai sistem memiliki reward cards, baik milik sendiri atau bagian dari jaringan bersama dengan bisnis lain. Saat bertransaksi dengan menggunakan kartu reward sekaligus uang tunai, letakkan kartu di atas lembaran uang. Sebab, petugas harus menggesek kartu tersebut sebelum mereka memberi tahu pelanggan. Jika petugas kasir tidak melihat kartu tersebut, padahal telah memindai semua barang yang dibeli, maka petugas kasir harus membatalkan penjualan dan memulai semua proses dari awal.
Para petugas kasir saat sudah menggenggam uang kembalian pelanggan, tentunya akan memberikan kepada pelanggan dengan cara yang seharusnya. Maka dari itu, sebagai pelanggan kita tidak perlu menarik dengan kasar menarik uang tunai dari tangan petugas kasir, tidak peduli walaupun Anda sedang terburu-buru.
Jasa pelayanan di Jepang diketahui begitu bagus, sehingga menjadikan berbelanja sebagai pengalaman yang sangat menyenangkan. Sayangnya, terkadang pelanggan mengambil keuntungan dari hal ini dengan berlaku tidak sopan kepada petugas di minimarket. Misalnya dengan berkata dan bertindak kasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
IHSG dibuka naik 0,63% ke level 5.731. Penguatan ditopang BBCA, BBRI, dan AMMN meski sentimen ekonomi domestik masih membayangi pasar.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.
Menhut Raja Juli Antoni mendorong sektor kehutanan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep green growth tanpa mengabaikan kelestarian hutan.
BKAD Sleman mengajukan pemblokiran rekening yang dipakai dalam penipuan berkedok tagihan pajak daerah. Warga diminta hanya membayar lewat kanal resmi.