Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Ilustrasi galeri seni/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Museum atau galeri seni kini menjadi bagian dari terapi kesembuhan penyakit pasien.
Sekelompok dokter Kanada mulai meresepkan perjalanan ke galeri seni untuk menolong pasien yang menderita berbagai penyakit agar kembali sehat.
Dikutip AFP, kerjas ama antara Francophone Association of Doctors in Canada (MFdC) dan Montreal Museum of Fine Arts (MMFA) ini memungkinkan pasien yang mengalami sejumlah penyakit fisik dan psikis bisa berkunjung secara cuma-cuma menikmati manfaat seni untuk kesehatan bersama orang-orang terkasih.
Proyek percontohan ini belum pernah dibuat sebelumnya di dunia, kata penyelenggara. Para dokter yang berpartisipasi dalam proyek ini akan meresepkan hingga 50 kunjungan ke MMFA selama pengobatan, setiap kartu masuk berlaku untuk maksimal dua orang dewasa dan dua anak di bawah umur.
“Sejauh ini ada 100 dokter yang bergabung dalam proyek ini. Jumlah tersebut adalah bukti bahwa dokter punya sensitivitas dan keterbukaan pada pendekatan alternatif jika kau menginginkannya," kata kepala MFdC Nicole Parent, mengutip bukti ilmiah tentang manfaat seni bagi kesehatan.
Manfaat itu serupa dengan yang pasien dapat dari aktivitas fisik, mendorong keluarnya hormon yang menimbulkan perasaan bahagia, dan bisa membantu mulai dari rasa sakit kronis hingga depresi, stres dan rasa cemas.
Program percontohan ini memungkinkan penyelenggara untuk mengumpulkan data dan menganalisis hasil, memungkinkan pengembangan prosedur untuk mengidentifikasi pasien.
Parent mengatakan dia berharap museum lain di Kanada akan mengikuti jejak MMFA, yang sejak 2016 telah mengembangkan terapi seni untuk orang-orang dengan berbagai penyakit.
"Saya yakin bahwa pada abad 21, budaya akan menjadi aktivitas fisik bagi kesehatan pada abad ke-20," kata Direktur MMFA Nathalie Bondil dalam sebuah pernyataan.
"Pengalaman budaya akan bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran, seperti olahraga berkontribusi untuk kebugaran," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
OJK menargetkan satu Bank Umum Syariah baru hasil spin-off terbentuk pada 2026 untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional.