Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Suasana kawasan Pantai Gesing di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Jumat (14/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kawasan wisata Pantai masih menjadi andalan pariwisata di Gunungkidul, termasuk menjelang libur Natal dan Tahun baru 2019 ini. Salah satu pantai yang menarik wisatawan yaitu Pantai Gesing di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang.
Lokasi Pantai Gesing sekitar 45 km atau sekitar satu jam, jika dari pusat kota Wonosari. Jika dari Jogja atau Bantul dapat melalui arah Kecamatan Purwosari melewati kawasan Parangtritis di Bantul.
Memang untuk sampai Pantai tersebut memerlukan waktu yang cukup lama, tetapi akan terbayar dengan pemandangan yang indah. Bagi wisatawan yang memiliki kegemaran fotografipun dapat memperoleh hasil yang memuaskan. Namun dibalik pemandangan indah itu, pada 2010 sampai 2012 sering digunakan untuk menyebrang imigran gelap asal timur tengah menuju Australia.
Salah satu warga Supadi mengungkapkan sejak 2016 Pantai Gesing mulai dikenal wisatawan. Ia menuturkan saat awal buka 2013 kawasan wisata ini masih sepi. Ia yang juga berjualan di kawasan pantai ini mengaku hanya mampu menjual ikan satu kilogram sampai dua kilogram saja.
“Dulu kabarnya 2010-2012 di sini ada penyebrangan imigran gelap menuju Australia, karena sepinya lokasi. Menurut informasi titik di sini paling mudah berangkat ke sana. Tetapi waktu itu saya kurang mengetahui detailnya,” kata Supadi, Jumat (14/12/2018).
Namun kondisi itu dikatakannya sudah berbeda jauh sejak libur Lebaran 2016. Saat itu kunjungan wisatawan mencapai ratusan orang. Dengan foto-foto yang beredar di media sosial terus mendorong kunjungan wisatawan. Iapun bersyukur saat ini sudah ramai dan banyak wisatawan berkunjung.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Hary Sukmono menuturkan, menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019 ini pihak Dispar dan instansi terkait sudah mulai bersiap, baik keamanan maupun kenyamanan wisatawan.
Dikatakan Hary saat ini memang lebih banyak dikenal masyarakat kawasan wisata di Pantai Baron dan sekitarnya. Namun ia mengaku pihak Dispar juga telah berupaya mempromosikan daerah wisata lain.
“Kami terus promosikan semua potensi wisata yang ada di Gunungkidul. Selain itu kami juga mendukung untuk perbaikan akses maupun fasilitas lainnya. Untuk penginapan memang belum maksimal. Kami justru mengharapkan masyarakat dapat membuka homestay sehingga menambah perekonomian masyarakat juga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.