Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, RI Perkuat Pasar Global
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Bunga Sakura bermekaran/Ilustrasi-linxinjapan.wordpress.com
Harianjogja.com, KUPANG - Kabupaten Sumba Timur, siap mengembangkan wisata bunga sakura sebagai tujuan wisata baru di wilayah paling timur Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
"Ada ratusan anakan pohon sakura yang sedang kami perbanyak melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk siap dikembangkan secara besar-besaran mulai tahun 2019 ini," kata Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora belum lama ini.
Dia mengatakan, pengembangan objek wisata baru ini dimulai dengan penanaman anakan pohon Sakura pada sejumlah titik di dalam Kota Waingapu seperti di depan Kantor Bupati, Lapangan Pemuda, dan Taman Kota.
Ke depan, lanjutnya, Sakura akan dikembangkan di padang-padang sabana karena sangat cocok iklim di daerah kering.
"Tapi meski ada yang jaga kalau dikembangkan di padang karena aspek keamanan terutama dari gangguan ternak," katanya.
Dia mengatakan akan menganjurkan pemerintah dan masyarakat desa yang memiliki padang untuk menanam pohon Sakura di pinggiran padangnya.
Menurutnya, pohon Sakura di Sumba Timur belakangan ini mulai populer di berbagai kalangan karena diketahui bisa tumbuh dan beradaptasi di daerah setempat.
Untuk itu, pemerintahannya dengan dukungan pemerintah provinsi akan mengembangkan secara besar-besaran sehingga menjadi bagian dari tujuan wisata baru.
"Pohon Sakura ini mulai berbunga sekitar bulan September dan bisa bertahan hingga lebih dari dua bulan sehingga cocok menjadi bagian dari tujuan wisata," katanya.
Gidion mengaku optimistis pengembangan wisata Bunga Sakura ini akan menjadi branding baru pariwisata di daerahnya karena selama ini wisatawan hanya bisa menjumpainya di Negara Jepang.
"Sehingga nanti Sumba Timur tidak hanya terkenal dengan wisata alam sabana dan pantai yang indah, keunikan megalitik, kuda sandelwood, kain tenun, dan lainnya tapi juga ada wisata baru yaitu Bunga Sakura," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Antara
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 15 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
KKP mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat hilirisasi perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.