BGN Luncurkan Aplikasi Pengawas Kualitas Makan Bergizi Gratis
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Ilustrasi traveling/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Anda yang sedang menyusui si kecil jangan berpikir tidak bisa liburan. Kegiatan menyusui tetap bisa dilakukan seraya berlibur.
Jika Anda sudah terbiasa memompa ASI di rumah, seharusnya pompa ASI saat traveling tidak akan menyulitkan Anda. Pastikan memang Anda sudah tahu cara melakukan pompa ASI yang benar dan sudah terbiasa.
Menyiapkan Barang
Barang utama yang harus dibawa adalah pompa ASI. Pilihlah pompa ASI yang mudah dibawa ke mana-mana. Jadi Anda tidak bergantung dengan listrik jika ingin memompa. Pastikan juga pompa ASI bersih sebelum digunakan maupun setelah digunakan.
Tak cuma pompa ASI, Anda juga perlu menyiapkan botol susu untuk menampung ASI, kantung ASI, serta peralatan untuk membersihkannya. Anda juga sebaiknya sediakan botol susu tambahan untuk berjaga-jaga jika ASI yang keluar sangat banyak.
Selain itu, pastikan semua perlengkapan untuk pompa ASI sudah dicuci dengan bersih dan dicuci kembali setelah dipakai. Perhatikan juga kebersihan tangan dan area payudara Anda. Hal ini berguna untuk meminimalisasi perkembangan bakteri.
Tempat Memompa
Anda bisa memompa di ruang khusus pompa ASI, di bandara atau stasiun, atau di tempat duduk kendaraan Anda, tapi pastikan tempat itu memang bersih.
Jika Anda ingin memompa ASI di bandara atau stasiun, Anda bisa mencari ruang khusus menyusui, biasanya bandara atau stasiun menyediakannya. Lakukan pompa ASI sebelum atau sesudah jadwal keberangkatan Anda, Lakukan dengan tenang dan nyaman, jangan terburu-buru. Karena bisa jadi ASI justru tidak keluar jika Anda panik atau terburu-buru.
Jika Anda memilih untuk pompa ASI selama perjalanan, Anda bisa melakukannya di tempat duduk Anda. Pilihlah tempat duduk yang dekat jendela agar lebih nyaman dan tidak terganggu. Anda juga bisa memakai penutup seperti selimut atau kain untuk menutupi tubuh Anda saat memompa.
Menyimpan ASI
Simpan ASI dalam beberapa botol dalam jumlah yang sesuai dengan kemampuan bayi Anda untuk sekali minum. Beri label pada setiap botol ASI, tulis tanggal kapan Anda memompa dan menyimpan ASI tersebut.
Kemudian Anda bisa menyimpan botol ASI di kulkas untuk menjaga suhu ASI tetap dingin. Jika kulkas tidak memadai, Anda bisa menggunakan cool box atau tas pendingin dengan es batu. Setelah sampai di tempat tujuan, Anda bisa memidahkannya ke dalam kulkas. Namun, jangan terlalu lama menyimpan ASI Anda, pompalah sesuai kebutuhan si kecil. Hal ini karena semakin lama Anda menyimpan ASI di kulkas, maka semakin banyak vitamin C yang hilang dari ASI tersebut.
Jadi beberapa tips ini cukup membantu untuk para ibu yang masih menyusui tapi tetap bisa jalan-jalan dengan bayinya saat liburan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Joan Mir resmi umumkan akan tinggalkan Honda akhir musim 2026. Simak perjalanan karier juara dunia 2020 ini dan spekulasi masa depannya di sini.
Harga sapi di Gunungkidul naik hingga Rp3 juta jelang Iduladha 2026. Bupati Endah pastikan stok aman dan awasi kesehatan hewan kurban.
Memperingati HUT ke-94, RSUD Tidar Kota Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Simak evaluasi dan testimoni pasien di sini.
Berikut adalah daftar 20 prodi terfavorit di UTBK SNBT 2026 dan panduan cara cek kelulusan. Simak selengkapnya untuk langkah strategis Anda selanjutnya
Antonio Conte resmi tinggalkan Napoli setelah dua musim. Simak perjalanan prestasi Conte dan candaannya soal calon pengganti pelatih timnas Italia di sini.