Perlinsos Digital, Pemerintah Targetkan 50 Persen Penduduk Terdata
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Ilustrasi cabut uban/Okezone
Harianjogja.com, TOKYO—Saat jalan-jalan ke Jepang, Anda bisa mencoba pengalaman unik yaitu menggunakan jasa pencabut uban. Coba datang ke Shiraganuki Main Store, toko khusus cabut uban yang ada di Tokyo, Jepang.
Di sana, ada orang yang bekerja khusus mencabut rambut uban dengan tangan kosong agar si konsumen dapat tampil lebih muda dan segar.
Toko Shiraganuki mematok harga 3.980 Yen (Rp505.000) per 30 menit untuk jasa pencabutan uban, 7.480 Yen (Rp949.000) selama 60 menit, dan 1.000 Yen (Rp127.000) untuk setiap 10 menit tambahan.
"Uban tidak menyebabkan stres besar, tetapi uban selalu mengganggu. Tidak mudah meminta seseorang untuk mencabutnya dan itu lebih sulit melakukannya sendiri. Karena itu, kami telah memulai toko ini yang memiliki spesialisasi dalam menghilangkan uban," tulis laman Shiraganuki Main Store, dikutip dari Oddity Central.
Shiraganuki, yang secara harfiah diterjemahkan sebagai "penghilang uban", mengatakan bahwa jumlah uban yang dapat ditarik dari kepala seseorang tergantung pada berbagai faktor, seperti panjang rambut dan apakah orang tersebut menggunakan produk penata rambut.
Tetapi rata-rata staf khusus toko berhasil mengambil rata-rata antara 30 sampai 70 uban per 10 menit.
Salah satu pertanyaan paling umum yang ditanyakan masyarakat kepada staf toko adalah \'apakah itu sakit?\', yang kemudian akan dijawab oleh Shiraganuki dengan "tergantung pada orangnya. Sebagian besar orang mengatakan ini tidak sakit, tetapi Anda tidak akan tahu sampai Anda mencobanya. Jangan khawatir karena kita akan berhenti di tengah jalan jika terlalu sakit."
Jadi kalau kamu sedang jalan-jalan ke Tokyo dan ingin mencabut uban, kamu tinggal membuat janji temu melalui formulir online yang tersedia di laman resmi Shiraganuki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Hyundai membatalkan peluncuran Ioniq 3 di Australia karena biaya impor tinggi. Harga mobil listrik itu dinilai sulit bersaing.
JNE mendukung kolaborasi MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun melalui koleksi batik “Menemani” dalam menyambut Hari Batik Nasional 2026.