Honda Terseret Kerugian Rp45,9 Triliun Akibat EV
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gua Mukjizat di Quranic Park Dubai./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Dubai mempunyai atraksi baru untuk para turis, sebuah taman yang memanfaatkan tanaman dan lanskap untuk menceritakan kisah-kisah dari ayat suci Alquran, yang menawarkan pengunjung pengalaman dengan sentuhan keagamaan.
Taman Alquran atau Quranic Park telah menarik 100.000 pengunjung pada pekan pertama, kata pihak setempat seperti dilansir Reuters.
Taman Alquran menjawab permintaan atas atraksi religi di Uni Emirat Arab, saat Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi jadi tujuan wisata utama.
Taman edukasi, yang diharapkan dapat menarik pengunjung muslim dan nonmuslim, memiliki 12 taman, "Gua Mukjizat" dan danau terbelah yang menyimbolkan Nabi Musa membelah Laut Merah.
Pohon-pohon anggur, buah ara, delima dan zaitun memenuhi tamah seluas 64 hektare, menampilkan tanaman-tanaman bermanfaat secara medis yang disebut dalam Alquran dan sunah Nabi Muhammad.
Faeqa Akram, insinyur arsitektur Kota Dubai, mengatakan ada 45 jenis tanaman dalam sunah dan Alquran di taman tersebut, termasuk pisang, melon, bawang putih, bawang prei, jagung, lentil, gandum, biji adas, jahe, asam, kemangi, labu hingga mentimun.
"Anak-anakku belajar tentang tanaman ini, dan mereka punya pertanyaan tentang Alquran dan mukjizat," kata pengunjung bernama Omar al-Kaabi.
"Puji Tuhan kami mendapat jawabannya," ujar dia sambil berdiri di dalam rumah kaca yang berisi sebagian dari tanaman itu.
Pengunjung juga bisa belajar tentang kisah Nabi Isa yang menghidupkan burung dari tanah, serta enam mukjizat dari nabi-nabi lain yang disebut dalam Alquran, menggunakan peta tiga dimensi dan tampilan hologram.
"Ini ide yang bagus, tepat di jantung agama Islam kami," ujar Anan al-Hourani, pengunjung lain yang membawa putrinya ke taman.
"Pada saat yang sama, tempat ini bisa menyegarkan, dengan taman, tanaman dan pohon-pohon yang indah."
Dikutip Khaleej Times, pengunjung dapat masuk ke taman tanpa biaya, kecuali ke Gua Mukjizat dan Rumah Kaca yang masing-masing mengharuskan pengunjung membayar 5 dirham (Rp19.000).
Pengunjung dapat mengunduh aplikasi Smart Guide, tersedia dalam delapan bahasa, untuk belajar lebih banyak tentang fasilitas dan tanaman di taman itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Antara
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.