Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Ilustrasi kopi kemas/Reuters
Harianjogja.com, SEOUL—Jika berwisata ke luar negeri jangan lupa pelajari dulu aturan setempat. Seperti aturan minum kopi di Kota Seoul, Korea Selatan ini.
Pemerintah Kota Seoul memberlakukan peraturan yang telah direvisi untuk melarang orang membawa cup kopi yang dibawa pulang ke dalam bus umum.
Dilansir dari Kantor Berita Yonhap, hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk membuat perjalanan di dalam bus lebih aman dan mengurangi kasus perselisihan.
Peraturan, itu memungkinkan pengemudi bus umum untuk melarang penumpang naik ke dalam bus jika penumpang tersebut membawa minuman atau makanan yang di bawa pulang dan barang yang kotor atau berbau tajam yang dianggap dapat membahayakan keselamatan penumpang lain dan menimbulkan ancaman bagi mereka.
Anggota Dewan kota Seoul, Yoo Kwang-sang, yang mengusulkan revisi peraturan tersebut, mengatakan bahwa ada peningkatan jumlah kasus di mana orang menumpahkan minuman panas atau dingin.
"Kami telah melihat banyak perselisihan karena tumpahan kopi atau minuman tanpa disengaja dari cup yang dibawa pulang. Untuk mencegah perselisihan semacam ini, kami perlu membuat peraturan," kata Yoo, dilansir Yonhap belum lama ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.