Koper Travelling Ini Bisa Ikuti Pemiliknya bak Anjing Peliharaan

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Minggu, 17 Juni 2018 23:05 WIB
Koper Travelling Ini Bisa Ikuti Pemiliknya bak Anjing Peliharaan

Cowa Robot, koper yang bisa bergerak sendiri mengikuti pemiliknya saat diperkenalkan kali pertama pada konferensi CES Asia pada 2016./cowarobot.com

Harianjogja.com, JOGJA—Kerap merasa capek dan kewalahan harus menarik koper berat di bandara? Barangkali Anda butuh koper robotik yang bisa mengikuti pemiliknya melangkah layaknya anjing peliharaan yang sangat loyal kepada pemiliknya.

Dinamai Cowa Robot, koper yang dibanderol US$650 (sekitar Rp8,9 juta) ini bisa bergerak sendiri dengan kecepatan hingga 7,2 km/jam dan mampu menavigasi diri untuk kembali kepada pemiliknya dalam jarak maksimal 50 meter dari si pemilik.

Koper canggih ini mulai diperkenalkan dalam konferensi CES Asia pada 2016 lalu dan langsung menyita perhatian penggemar travelling.

Seperti diberitakan Daily Mail, untuk mengaktifkannya, pengguna cukup menekan tombol tersembunyi di gagang tarik koper dan tetap berjalan biasa. Maka koper itu secara otomatis akan berjalan mengikuti pemiliknya berkat sensor berteknologi tinggi di casing koper dan gelang tracker yang dikenakan oleh pemilik.

Tas robotik ini bisa mengikuti pemiliknya pada radius 45 derajat dan dapat diprogram untuk mengikuti jalur tertentu. Ia juga memiliki pegangan tarik seperti koper pada umumnya sehingga dapat diseret saat kondisi bandara terlalu ramai.

Didesain pengusaha startup yang berbasis di Shanghai, China, Cowa Robot semula dibangun dengan teknologi robot terkini yang bisa melewati rintangan dan secara aktif membuntuti jika ia ditinggal pemiliknya. Namun awalnya, robot itu hanya mampu terpisah dalam jarak 2 kaki saja untuk bisa aktif mengikuti si pemilik.

Koper seberat 4,5 kg ini dilengkapi memiliki empat port USB dan baterai built-in yang bisa sebagai bank daya untuk mengisi baterai telepon seluler si penumpang selama perjalanan. Koper ini juga memiliki kompartemen khusus untuk laptop atau perangkat lainnya. Koper ini dibikin dari material German Bayer PC Bayer yang kokoh dengan logo yang menyala.

Kekurangan dari koper robotik ini yakni traveler tetap harus mengawasi koper canggih itu. Namun, untuk memastikan terjadi satu kasus tas mogok mengikuti pemilik, penumpang tidak perlu lagi mencari kunci untuk mengamankannya.

Koper itu telah dilengkapi kunci elektronik yang telah disetujui penggunaannya oleh badan keselamatan penerbangan (Transportation Security Administration/TSA) AS. Kunci tersebut mampu berputar 90 derajat yang dilengkapi indikator lampu LED.

Pada 2016, sebuah perusahaan Israel Nua Robotika juga memperkenalkan sebuah koper yang sama, yang bisa mandiri mengikuti orang dalam perjalanan mereka. Bernama carry-on case, tas alat robotik ini memiliki sensor built-in kamera untuk menemukan pemiliknya dan bisa dihubungkan ke aplikasi smartphone melalui Bluetooth.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : cowarobot.com

Share

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online