Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Kawasan wisata Pantai Manalusu di Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Antara).
Harianjogja.com, GARUT--Pantai Manalusi yang indah di Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat menanti disentuh untuk dikembangkan agar menjadi destinasi wisata favorit di kawasan selatan Garut.
"Pembangunan sarana dan prasarana di Pantai Manalusu memang perlu diperhatikan pemerintah agar lebih menarik dan nyaman," kata Ridwan tokoh masyarakat wisata setempat di Garut, Minggu (8/7/2018).
Objek wisata Pantai Manalusu salah satu wisata pantai yang menarik dibandingkan wisata serupa lainnya di sepanjang jalur selatan laut Kabupaten Garut.
Namun sarana dan prasarananya, kata dia, belum cukup bagus dan lengkap dibandingkan dengan wisata pantai lainnya seperti Pantai Santolo, dan Pantai Rancabuaya yang selama ini banyak dikunjungi wisatawan pada musim libur.
"Pantai Manalusu memang belum sebaik yang ada di Pantai Santolo, Sayangheulang atau Rancabuaya, meskipun begitu ada juga pengunjung karena memang tempatnya bagus," katanya.
Pantai Manalusu memiliki daya tarik tersendiri yakni pasir putih yang bersih serta banyak batu karang dan genangan air yang jernih.
Pantai yang masih asri itu membuat wisatawan seringkali berlama-lama untuk bermain maupun menikmati keindahannya.
"Hamparan pasir putih di sepanjang bibir pantai menjadi ciri khas, ada juga batu karang dengan genangan air yang jernih membuat pengunjung betah," katanya.
Dia berharap potensi wisata pantai di Garut mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah untuk menyiapkan infrastruktur yang dapat membuat wisatawan nyaman dan aman.
"Kami berharap pemerintah memperhatikan pembangunan sarana infrastruktur yang dapat menunjang wisawatan sehingga bisa lebih menarik perhatian," katanya.
Seorang wisatawan lokal, Farhan, mengatakan Pantai Manalusu sudah seharusnya dibenahi oleh pemerintah agar memiliki daya tarik.
Menurut dia, objek wisata itu membutuhkan fasilitas untuk wisatawan duduk atau berkumpul sambil menikmati keindahan pantai, juga fasilitas lainnya seperti penginapan atau wahana yang dapat menghibur wisatawan.
"Tempatnya memang bagus, jadi sayang kalau pemerintah tidak mengembangkannya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Antara
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.