4 Prajurit TNI Penganiaya Serda Ahmad Sempat Beri Kabar Bohong Korban Kecelakaan
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Pendap, pepes khas Bengkulu/Okezone
Harianjogja.com, BENGKULU—Masakan pepes tak hanya ada di Jawa. Bengkulu juga punya pepes yang khas, namanya pendap.
Bahan pepes dari Bengkulu ini cukup khas dengan bahan rempahnya. "Pepes kan ikannya dirempahi, dibungkus daun pisang lalu dibakar atau dikukus, sedangkan pendap, untuk bahan utama yakni ikan, itu harus difermentasi atau kalau kata orang dibusukkan dulu," kata penjual pendap di Jalan Tanjung Agung, Kota Bengkulu, Siti Suryani, belum lama ini.
Selain itu yang membedakan makanan khas Bengkulu ini dengan pepes lainnya lanjut dia, yaitu ikan dan rempah dilumuri parutan kelapa yang masih muda.
Selanjutnya bahan utama ini dibungkus dengan beberapa lapis daun talas, daun ini nantinya ikut dimakan bersama lauk utama yang terbungkus di dalamnya. "Nah setelah dibungkus daun talas, lalu baru terakhir dibungkus dengan daun pisang, dan si kukus," kata dia.
Berbeda dengan pepes yang hanya butuh waktu 30 menit sampai satu jam dipanggang atau kukus, pendap membutuhkan waktu terbilang sangat cukup lama pengukusannya, mencapai delapan jam.
"Kalau tidak rasanya kurang enak, mudah basi, atau terasa asam. Daun talas pun akan menyebabkan gatal di lidah jika dikukus sebentar saja," ujarnya.
Untuk satu porsi pendap, ibu dua anak ini menjual dengan harga yang cukup murah yakni hanya Rp10.000 per porsi, untuk tiga hingga empat orang.
"Ini cocok dihidangkan saat berbuka atau sahur. Peminat tidak hanya masyarakat lokal, tapi pembelinya juga tamu hotel sebagai oleh-oleh bagi mereka, pendap bisa bertahan selama tiga hari," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Dua atlet menembak dan dua pelatih asal Gunungkidul siap bertanding di Asian Games Jepang. Pemkab janjikan penghargaan bagi yang berprestasi.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Badan Gizi Nasional terima anggaran indikatif Rp240,20 triliun untuk 2027. Sebanyak 97 persen dialokasikan langsung untuk program Makan Bergizi Gratis.
KA Ijen Ekspres tertemper mobil di perlintasan sebidang Jember. Pengemudi meninggal dunia, KAI Daop 9 imbau warga patuhi rambu lalu lintas.