Kasus Kekerasan Hantam Pesantren, Santri Baru di Jawa Tengah Menyusut
Jumlah santri baru di Jateng turun hingga 20% pada 2025, NU akui dampak kasus kekerasan dan dorong reformasi pesantren.
Ilustrasi miniatur masjid/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Wisata religi sangat potensial dikembangkan di Indonesia. Rencana terdekat adalah pembangunan Taman Miniatur 99 Masjid Dunia di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebanyak 99 miniatur masjid yang akan dibangun tersebut berasal dari 86 negara yang mana pada setiap miniatur masjid akan tersaji informasi sejarah, kuliner dan cenderamata dari negara asal masing-masing masjid tersebut.
Sebagai pusat interaksi peradaban Islam maka dalam taman wisata itu juga akan didirikan hotel berbintang, perpustakaan, Museum Qur`an, gedung serba guna, Universitas Islam International, laboratorium IPTEK, Rumah Sehat (hospital), boording school dan Pesantren online.
Selain itu juga desa adat, sanggar seni sebagai sarana berkesenian Islami, termasuk majlis zikir dan pasulukan bagi penganut tarekat sufi serta fasilitas penunjang lainnya seperti Kebun Buah Nusantara, danau buatan, dan kawasan kamping.
Kawasan wisata religi internasional seluas 215 hektare ini mencerminkan karakter Islam sebagai rahmat bagi alam semesta, rahmatan lil`alamin. Diharapkan Taman Miniatur ini akan berfungsi sebagai oase peradaban Islam yang datang dari seluruh dunia.
Pembangunan proyek yang digagas Yayasan Amanah Kita itu diperkirakan akan menelan waktu antara 7-10 tahun dengan anggaran Rp20 triliun.
Ketua Yayasan Amanah Kita Hartono Alimin mengatakan, respons internasional sudah muncul, melalui perwakilan dari negara negara Islam seperti Iran, Irak, Pakistan dan lainnya, yang bangunan masjidnya telah terseleksi secara ketat, baik keunikan arsitekturnya maupun historikalnya bagi membangun peradaban dunia. "Dalam waktu dekat kami diundang oleh Unesco untuk memaparkan gagasan tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jumlah santri baru di Jateng turun hingga 20% pada 2025, NU akui dampak kasus kekerasan dan dorong reformasi pesantren.
Komitmen menjaga keberlanjutan jaringan irigasi sebagai penopang ketahanan pangan terus diperkuat melalui penyelenggaraan Workshop Gerakan Irigasi Bersih
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada 5 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan sebagai salah satu pemerintah daerah berprestasi untuk kategori Pengendalian Inflasi Terbaik.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling 5 Juni 2026. Jadwal lengkap dan lokasi
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling pada 5 Juni 2026.