Petugas Sensus Ekonomi 2026 Keluhkan Honor, BPS Semarang Buka Suara
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Ilustrasi miniatur masjid/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Wisata religi sangat potensial dikembangkan di Indonesia. Rencana terdekat adalah pembangunan Taman Miniatur 99 Masjid Dunia di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebanyak 99 miniatur masjid yang akan dibangun tersebut berasal dari 86 negara yang mana pada setiap miniatur masjid akan tersaji informasi sejarah, kuliner dan cenderamata dari negara asal masing-masing masjid tersebut.
Sebagai pusat interaksi peradaban Islam maka dalam taman wisata itu juga akan didirikan hotel berbintang, perpustakaan, Museum Qur`an, gedung serba guna, Universitas Islam International, laboratorium IPTEK, Rumah Sehat (hospital), boording school dan Pesantren online.
Selain itu juga desa adat, sanggar seni sebagai sarana berkesenian Islami, termasuk majlis zikir dan pasulukan bagi penganut tarekat sufi serta fasilitas penunjang lainnya seperti Kebun Buah Nusantara, danau buatan, dan kawasan kamping.
Kawasan wisata religi internasional seluas 215 hektare ini mencerminkan karakter Islam sebagai rahmat bagi alam semesta, rahmatan lil`alamin. Diharapkan Taman Miniatur ini akan berfungsi sebagai oase peradaban Islam yang datang dari seluruh dunia.
Pembangunan proyek yang digagas Yayasan Amanah Kita itu diperkirakan akan menelan waktu antara 7-10 tahun dengan anggaran Rp20 triliun.
Ketua Yayasan Amanah Kita Hartono Alimin mengatakan, respons internasional sudah muncul, melalui perwakilan dari negara negara Islam seperti Iran, Irak, Pakistan dan lainnya, yang bangunan masjidnya telah terseleksi secara ketat, baik keunikan arsitekturnya maupun historikalnya bagi membangun peradaban dunia. "Dalam waktu dekat kami diundang oleh Unesco untuk memaparkan gagasan tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.