Advertisement
Lanting, Oleh-oleh Renyah Setelah Piknik ke Curug Muncar
Lanting khas Bruno. - Instagram @latingkita
Advertisement
Harianjogja.com, PURWOREJO--Tak hanya Curug Muncar, wilayah Bruno dikenal sebagai sentra perajin lanting. Salah satu desa di sana yaitu Brunosari memanfaatkan singkong untuk dibuat menjadi makanan olahan yaitu Lanting Brunosari.
Lanting merupakan camilan berbahan dasar singkong. Bentuknya bulat-bulat kecil menyerupai angka delapan. Sekilas, wujudnya serupa dengan geblek, tetapi ukurannya lebih kecil.
Advertisement
Dibandingkan lanting dari daerah lain, Lanting Brunosari berukuran lebih besar. Proses pembuatannya juga masih tradisional dengan bahan-bahan alami.
Cara membuat lanting tergolong sederhana. Bahan singkong ditumbuk bersama bumbu tepung tapioka. lalu adonan itu pun dibentuk bulatan kecil-kecil lalu digoreng.
Rasanya yang gurih dan renyah membuat banyak orang menggemari Lanting Brunosari. Untuk mendapatkannya, kini sudah banyak pengrajin lanting yang menjual produknya melalui media sosial dan marketplace.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Mudik Lebaran 2026: Penumpang Terminal Giwangan Jogja Naik 15 Persen
Advertisement
Pembatasan Media Sosial Anak Dinilai Tekan Depresi dan Bullying
Advertisement
Advertisement
Advertisement







