Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Dua ekor Komodo (Varanus Komodoensis) penghuni pulau Komodo sedang berjalan di pinggir salah satu restoran di pulau Komodo, Manggarai Barat, NTT Selasa (20/1/2020). Jumlah populasi Komodo di pulau tersebut kini mencapai 1.739 ekor. /ANTARA
Harianjogja.com, JAKARTA - Beberapa kekayaan alam Indonesia telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia kategori alam yang terbesar.
Apa sajakah? berikut 4 warisan alam Indonesia terbesar yang masuk di dunia seperti dikutip dari Indonesiabaik.id
Terdiri dari Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar dan beberapa pulau kecil di sekitarnya yang dihuni oleh populasi sekitar 5.700 kadal raksasa pemakan daging terbesar dunia atau Komodo. Penampilan dan perilaku agresifnya menyebabkan mereka disebut \'Komodo dragons\'. Komodo termasuk salah satu spesies yang rawan akan kepunahan.
UNESCO menjadikan Taman Nasional Komodo menjadi Warisan Alam pada 1991. Taman Nasional Komodo memiliki area padang rumput, sabana, hutan tropis musim, hutan pada ketinggian 500 mdpl,
Taman Nasional Lorentz (2,35 juta ha), adalah kawasan lindung terbesar di Asia Tenggara. Taman ini menjadi Warisan Dunia pada 1999, adalah satu-satunya kawasan lindung yang memiliki keanekaragaman hayati terlengkap se-Asia Pasifik. Selain itu, kawasan Taman Nasional Lorentz juga merupakan satu di antara tiga kawasan di dunia yang memiliki glester di daerah tropis. Daerah ini juga mengandung situs-situs fosil yang memberikan bukti evolusi kehidupan di Papua, tingkat endemisme, dan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di wilayah tersebut.
Memiliki luas 2,5 juta hektar di Sumatra terdiri dari tiga taman nasional: Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.
Tempat ini merupakan lokasi pelestarian untuk beberapa spesies yang hampir punah seperti harimau sumatera, orangutan sumatera, gajah sumatera dan badak sumatera bercula dua yang sangat dilindungi.
Kawasan lindung merupakan rumah bagi sekitar 10.000 spesies tanaman, termasuk 17 genus endemik; lebih dari 200 spesies mamalia; dan sekitar 580 spesies burung di mana 465 adalah penduduk dan 21 spesies endemik.
Ujung Kulon diresmikan oleh UNESCO sebagai Warisan Alam pada 1991. Alasannya, karena wilayah ini memiliki hutan lindung yang sangat luas. Ditambah ada kurang lebih 60 ekor badak dan spesies tanaman hidup bebas di tempat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Harga Dexlite dan Pertamina Dex turun mulai Juli 2026. Simak perbandingan harga solar Indonesia dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Kejagung, kasus MBG, Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional, BGN, LMI tersangka, korupsi MBG, Kejaksaan Agung, food tray, ompreng, SPPG, Jampidsus, tata kelo
Klaim The Simpsons memprediksi final Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Portugal ternyata hoaks yang kembali muncul di media sosial.
PT BPR Bank Bantul (Perseroda) menggelar Turnamen Tenis Meja antar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daera
Foto atau video terhapus dari HP Android dan iPhone belum tentu hilang permanen. Simak cara memulihkan file dengan mudah dan aman.