OJK Tutup BPR Ceper Permata Artha Klaten, Nasabah Dijamin LPS
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Wisata di kawasan sumbu filosofis Jogja bisa menggunakan Bus Jogja Heritage Track melewati Jalan Malioboro./visitingjogja\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Beragam lokasi wisata yang ada di Jogja tak hanya menawarkan pesona yang ciamik namun biaya tiket masuknya juga tergolong murah. Ada satu cara berkeliling Jogja tanpa repot mencari tempatnya dan tanpa dipungut biaya sepeser pun alias gratis yakni berkeliling di kawasan sumbu filosofis Jogja yang begitu populer.
Bagaimana caranya? Kamu dapat dengan mudah menjelajahi kawasan ini lewat program Jogja Heritage Track (JHT).
Nantinya para wisatawan akan diajak berkeliling ke titik-titik sumbu filosofis dengan menaiki bus serta ditemani edukator yang bertugas menceritakan sejarah dan kisah-kisah menarik pada setiap titik wisata yang dilewati.
Trip yang sengaja disediakan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta ini menyediakan dua unit bus panoramik berkapasitas 7–8 orang.
Oleh karenanya untuk mengikuti tur calon penumpang harus melakukan reservasi terlebih dahulu melalui laman resminya di jogjaheritage.com. Di sini kamu bisa memilih tanggal, jam, dan rute sesuai yang diinginkan.
Baca juga: Long Weekend di Jogja, Ada Kotabaru Selain Malioboro Lho
Terdapat tiga pilihan rute yang tersedia antara lain:
1. Sangkan Paraning Dumadi: Meeting Point – Tugu – Kraton – Panggung Krapyak – Meeting Point
2. Paraning Dumadi: Meeting Point – Tugu Jogja – Keraton Jogja – Meeting Point
3. Sangkaning Dumadi: Meeting Point – Panggung Krapyak – Plengkung Nirbaya – Meeting Point
Masing-masing tur wisata akan berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam, sementara pada hari Minggu terdapat rute khusus yang memakan waktu hingga 4 jam lamanya. Sampai saat ini Bus JHT tidak dikenakan tarif retribusi atau gratis hingga waktu yang belum ditentukan.
Selain itu terdapat sejumlah persyaratan penumpang bus yang harus dipenuhi sebelum menaiki bus ini, yakni sebagai berikut:
- Penumpang minimal berusia 15 tahun, jika melanggar maka status akan dibatalkan
- Mengisi link reservasi sesuai identitas diri
- Dalam satu pendaftaran, nomor WhatsApp dan email hanya bisa untuk dua orang
- Peserta diwajibkan memakai pakaian batik, celana panjang, serta sepatu dan tidak diperkenankan memakai celana pendek dan bersandal.
- Penumpang paling lambat tiba di lokasi keberangkatan 20 menit sebelum acara
- Peserta diperbolehkan untuk membawa minuman dan makanan ringan
Nah, itulah cara wisata gratis di Jogja yang patut kamu coba saat long weekend pekan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Kolaborasi Purana dan Puragraph di Jogja ubah lukisan Abundance jadi busana artistik, hadirkan konsep “livable art” yang unik.
DPUPKP Sleman targetkan proyek jalan dan jembatan mulai akhir Juni 2026, total 14 paket pekerjaan disiapkan.
Gubernur Jateng dorong desa jadi pemasok Program MBG, libatkan BUMDes dan koperasi untuk perkuat ekonomi lokal.
Korban gempa Venezuela capai 1.430 jiwa, lebih dari 300 gempa susulan terjadi, ribuan warga luka dan kehilangan tempat tinggal.
Gunung Semeru erupsi 4 kali, kolom abu capai 1.000 meter. Status siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.