Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Foto Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, JOGJA—Tempat wisata ekstrem yang dapat memacu adrenalin kerap menjadi pilihan wisatawan yang menyukai tantangan. Seolah ada yang kurang jika adrenalin belum terpacu saat liburan.
Wisata ekstrem tentunya menjadi pilihan untuk memacu adrenalin. Tidak hanya ekstrem, rekomendasi wisata ini juga memiliki pesona keindahan alam yang dapat menenangkan jiwa dan raga.
Ada apa saja? Simak tiga rekomendasi wisata ekstrem di Jogja berikut ini:
Menikmati pesona Pantai Parangtritis dari ketinggian akan memberikan nuansa yang berbeda bahkan jauh lebih memesona, apalagi dengan mengitarinya di udara dengan paralayang. Kamu bisa menjajalnya di Bukit Paralayang Watugupit di Dusun Watugupit, Desa Giricahyo, Purwosari, Gunung Kidul, Yogyakarta.
Ditemani pemandu, kamu akan melayang di udara selama 20–30 menit menikmati hijaunya perbukitan berpadu dengan birunya laut pantai selatan dari ketinggian yang tak akan terlupakan. Dalam sekali mengudara yang lengkap dengan fasilitas keamanan serta ditemani pemandu wisatawan, kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 300.000 hingga Rp450.000.
Baca juga: Pengin Nikmati Air Terjun Swiss dan Kebun Tulip ala Belanda, Objek Wisata Ini Cocok untuk Anda
Pantai Timang pernah menjadi lokasi syuting Running Man, program acara ragam asal Korea Selatan. Tempat ini menyediakan gondola atau kereta gantung tenaga manusia untuk menyeberang dari tebing karang pantai Timang ke bukit karang di tengah laut.
Gondola yang ditarik dengan tenaga manusia ini, semula digunakan warga lokal untuk mencari lobster di bukit karang seberang pantai Timang. Kini gondola digunakan sebagai destinasi wisata ekstrem yang patut dicoba bagi wisatawan pencari tantangan.
Jika tidak berani ada pula jembatan gantung untuk menikmati keindahan hijau kebiruan ombak pesona utama di Pantai Timang atau menikmati sajian khas olahan laut yang ada objek wisata Pantai Timang.
Pantai Timang terletak di Jalan Pantai Selatan Jawa, Purwodadi, Tepus, Gunungkidul. Harga tiket masuk pantai Timang cukup terjangkau yakni Rp10.000 saja. Sementara untuk menyebrang jembatan kamu perlu membayar Rp100.000 sedangkan untuk menaiki gondola dihargai Rp150.000.
Jembatan gantung yang menghubungkan antara Pantai Sinden dan Pulau Kalong semula digunakan untuk mencari ikan dan lobster. Jembatan dengan papan pijakan yang jaraknya terbilang cukup lebar tersebut mampu meningkatkan adrenalin dalam sekejap terutama untuk kamu yang phobia ketinggian.
Sekilas jembatan gantung ini mungkin tampak biasa saja namun saat diterpa angin kencang ditambah angin dari gulungan ombak besar di bawahnya, jembatan akan ikut bergoyang. Terlepas dari ekstremnya jembatan, pantai Sinden yang berada di ketinggian bukit memiliki panorama yang begitu memesona berkat birunya ombak yang menerjang batuan karang Pantai Sinden dan Pulau Kalong.
Lokasinya ada di Desa Jepitu, Girisubo, Gunungkidul. Masuk ke kawasan Pantai Sinden kamu perlu merogoh saku untuk tiket masuk wisata sebesar Rp10.000 sementara untuk menyebrang jembatan akan dikenai biaya Rp25.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center merupakan pusat inovasi AI yang dibangun oleh Indosat Ooredoo Hutchison bersama NVIDIA dengan UGM sebagai mitra akademik
Sleman menjadi lokasi piloting Perlinsos Digital. Sebanyak 76.315 KK telah terdaftar untuk mendukung penyaluran bansos tepat sasaran.
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv