Dewata Challenge 2026: Persib Uji Coba Lawan Sabah FC dan Bali United
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
Wat Arun, Bangkok, Thailand. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Thailand tengah menyiapkan kebijakan baru dengan menghapus fasilitas bebas visa 60 hari bagi wisatawan mancanegara. Langkah ini diambil untuk memperketat seleksi turis sekaligus mengarahkan pariwisata ke model yang lebih berkelanjutan dan berkualitas.
Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Surasak Phancharoenworakul, menegaskan kebijakan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah.
“Pariwisata harus bertumpu pada turis berkualitas tinggi guna memastikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal,” ujarnya dilansir dari Bangkok Post, Kamis (39/4/2026).
Rencana ini muncul setelah evaluasi menyeluruh yang melibatkan kementerian terkait serta aparat keamanan. Pemerintah menilai kebijakan bebas visa jangka panjang membuka celah penyalahgunaan izin tinggal.
Sebagai gantinya, Thailand akan kembali ke skema visa yang lebih selektif, sekaligus mengembangkan kategori visa baru berdasarkan profil wisatawan dari masing-masing negara.
Wajib Verifikasi Saldo dan Dokumen
Dalam aturan baru, calon wisatawan diwajibkan melalui proses verifikasi dokumen yang lebih ketat, termasuk kondisi keuangan.
Beberapa syarat yang disiapkan antara lain:
Langkah ini bertujuan memastikan wisatawan memiliki kemampuan ekonomi yang cukup selama berada di Thailand.
Selain meningkatkan kualitas pariwisata, kebijakan ini juga diarahkan untuk menekan praktik kerja ilegal dan penghindaran pajak oleh warga asing.
Pemerintah Thailand menilai banyak pelancong memanfaatkan visa turis untuk bekerja secara tidak resmi atau menjalankan bisnis tanpa izin.
Dengan sistem seleksi lebih ketat, pelanggaran keimigrasian diharapkan bisa ditekan secara signifikan.
Menuju Pariwisata Lebih Eksklusif
Kebijakan ini akan segera diajukan ke kabinet Thailand untuk mendapatkan persetujuan akhir. Jika disahkan, aturan baru diperkirakan mulai berlaku dalam waktu dekat.
Thailand menargetkan transformasi sektor pariwisata dari berbasis kuantitas menjadi kualitas, dengan fokus pada wisatawan yang memberikan nilai ekonomi lebih besar sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan keamanan nasional.
Bagi wisatawan Indonesia, perubahan ini menjadi sinyal untuk menyiapkan perjalanan lebih matang—terutama dari sisi dokumen dan finansial—agar tetap dapat berkunjung tanpa kendala.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
OJK mengkaji dampak penutupan 833 dapur SPPG terhadap kredit perbankan, termasuk jumlah SPPG yang mendapat pembiayaan bank.