Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Bunga sakura Jepang/Reuters
Harianjogja.com, TOKYO—Anda ingin ke Jepang dengan tujuan melihat bunga sakura? Jangan sembarangan pergi ke sana, sebab jika waktunya tak tepat rencana itu akan gagal.
Bagi mereka yang sudah pernah mengunjungi Jepang mungkin sudah tahu bagaimana kondisi cuaca dan hiruk pikuknya kota-kota besar di sana. Tapi, bagi yang belum pernah, perlu diketahui waktu yang tepat untuk menikmati keindahan Jepang.
Salah satu negara maju di Asia ini memiliki empat musim yang pastinya enggak bakal cocok buat mereka yang tinggal di negara tropis, seperti Indonesia. Ini dia musimnya:
Maret (bunga sakura mekar)
Jika Anda ingin melihat bunga sakura mekar, maka pilih liburan ke Jepang pada Maret dan April. Bunga sakura bakal mekar di akhir Maret sampai awal April. Selain itu, cuacanya enggak terlalu panas dan enggak dingin banget. Kota-kota yang bisa disambangi, seperti Tokyo, Kyoto dan Osaka. Kota itu penuh dengan bunga sakura yang mekar.
November dan Desember (musim gugur)
Nah, akhir tahun ini menjadi waktu yang tepat buat liburan ke Jepang. Pasalnya, masuk musim gugur. Saat musim gugur, bunga dan dedaunan banyak yang berubah warna dan bagus banget buat foto-foto terus posting di Instagram.
Januari dan Februari (musim dingin)
Kalau kamu ingin menikmati musim dingin dan melihat salju, Januari dan Februari jadi pilihan yang tepat. Tapi tidak direkomendasikan buat kamu liburan ke Jepang. Pasalnya harus bawa banyak persediaan pakaian dingin dan bakal menambah beban barang bawaan.
Juli sampai September (musim panas)
Bagi para turis yang ingin menikmati musim panas bisa datang pada pertengahan tahun. Banyak festival di musim panas yang bakal menguntungkan. Tapi jangan salah, cuaca ekstrem di bulan ini juga bakal melanda. Bahkan suhu di sana bisa mencapai 41 derajat celcius dan enggak sedikit orang Jepang meninggal akibat cuaca panas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.