Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Suasana di objek wisata edukasi Bukit Kembang Sebantung yang lokasinya tidak jauh dari lokasi Air Terjun Kedung Pedut pada Jumat (19/7/2019). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Selain wisata air terjun di Kedung Pedut, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, kini pengunjung bisa menikmati wisata edukasi di Bukit Kembang Sebantung. Lokasinya sekitar 100 meter dari lokasi air terjun.
Lokasinya yang berada di kawasan perbukitan Menoreh membuat daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Sekretaris pengelola objek wisata Air Terjun Kedung Pedut, Septiantoro mengatakan, wisata Bukit Kembang Sebantung sudah mulai ramai didatangi wisatawan tahun ini. Wisata edukasi itu menjadi salah satu alternatif bagi pengunjung yang mau ke Kedung Pedut.
"Konsepnya wisata edukasi, wisatawan juga bisa outbond, ada sepeda langit, bersepeda seperti terbang. Pengunjung yang mau ke Kedung Pedut jadinya tidak hanya menikmati air terjun saja tapi juga bisa wisata edukasi," jelas Septian pada Jumat (19/7/2019).
Ia mengatakan, lahan yang digunakan untuk wisata edukasi itu dari tanah kas desa. Bukit Kembang Sebantung sudah dari tahun lalu dibangun. Biaya pembangunannya tidak hanya dari pengelola saja, tapi juga mendapatkan bantuan dari pihak ketiga. Mulai dari gazebo dan taman dibangun di kawasan perbukitan.
Pada Maret lalu berbagai infrastruktur di Kedung Pedut mengalami kerusakan karena longsor. Wisata Air Terjun Kedung Pedut tidak bisa dipakai sementara. "Selama perbaikan di Kedung Pedut lalu, pengunjung tetap bisa berwisata, tidak jauh dari lokasi Air Terjun Kedung Pedut ada Bukit Kembang Sebantung yang dijadikan alternatifnya," tuturnya.
Selama libur lebaran dan libur sekolah objek wisata itu cukup ramai dikunjungi, terutama dari keluarga yang ingin memanfaatkan waktu liburan sekolah. "Pengunjung paling banyak biasanya dari Jawa Timur, Semarang atau Solo," ujarnya.
Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekertariat Daerah Kulonprogo, Bambang Tri Budi Harsono mengatakan, di Desa Jatimulyo, banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan. Apalagi menurutnya, dengan adanya proyek Bedah Menoreh yang menjadi penghubung Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dengan kawasan wisata Borobudur, objek wisata di kawasan Menoreh harus disiapkan.
"Di Kulonprogo ini ada 38 potensi wisata baru yang bisa dikembangkan. Apalagi dengan adanya Bandara YIA, Kawasan Utara atau kawasan Menoreh ini jangan sampai kalah, sudah disiapkan program Bedah Menoreh, tinggal objek wisatanya yang dikembangkan," kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat