BMKG Ingatkan Hujan Lebat Lokal di Tengah Cuaca Kering
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Ilustrasi Candi Borobudur./Ist-Borobudur Park
Harianjogja.com, MAGELANG--Pengelola Taman Wisata Candi Borobudur berharap kuota 2.500 pengunjung pada masa adaptasi kebiasaan baru bisa dinaikkan, karena kunjungan wisatawan di akhir pekan hampir menyentuh batasan angka tersebut.
"Dengan kuota tersebut berarti, setelah pengunjung mencapai 2.500 orang dalam satu hari, pengunjung di belakangnya sudah tidak bisa masuk, tentu hal ini akan membuat kecewa," kata General Manager Taman Wisata Candi Borobudur I Gusti Putu Ngurah Sedana di Magelang, Jumat (4/9/2020).
BACA JUGA : Candi Borobudur Buka Lagi, Jumlah Pengunjung Hanya 25
Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk menambah kuota pengunjung tersebut. Ia menyebutkan terutama pada hari Sabtu dan Minggu pengunjung cukup banyak, pernah mencapai 2.477 orang.
Menurut dia guna mengantisipasi jika terjadi kelebihan tersebut sebaiknya kuota kunjungan ditambah. "Jangan sampai pengunjung yang sudah jauh-jauh datang ke sini tidak bisa melihat Candi Borobudur dari dekat, tentu akan kecewa," katanya.
Selain itu, Putu juga akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Borobudur (BKB) agar pengunjung yang selama masa adaptasi kebiasaan baru ini hanya bisa menyaksikan dari halaman, bisa naik ke candi paling tidak sampai ke lantai tiga.
BACA JUGA : YIA Siapkan Sejumlah Fasilitas Pendukung Wisata Borobudur
Ia menyampaikan sudah ada SKB Menteri Pariwisata dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait protokol ksehatan di tempat-tempat wisata terbuka seperti museum dan candi.
"Oleh karena itu, kami berharap pengunjung bisa naik ke candi minimal di lantai 1, 2, dan lantai 3 yang notabene tidak ada pegangan tangan di lantai tersebut sehingga masih aman terkait dengan protokol kesehatan," katanya.
Putu menyampaikan akan koordinasi dengan BKB, mungkin untuk pengaturan pengunjung naik ke candi alur masuknya dari pintu timur dan utara.
"Pengunjung masuk dari pintu timur keluar di pintu selatan dan yang masuk dari pintu utara keluarnya di pintu barat sehingga pengunjung tidak ketemu di lorong-lorong candi, jadi pengunjung tetap mengalir satu arah begitu saja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Menpar Widiyanti kenalkan potensi wisata yacht Indonesia kepada investor asing, dari Raja Ampat hingga pasar yacht yang ditargetkan tumbuh.
HPP gula petani tak berubah sejak 2024. APTRI mengusulkan Rp15.500/kg, tetapi keputusan pemerintah belum terbit saat musim giling 2026 berakhir.
KPK mendalami aktivitas Sirajudin Lasena di Jakarta sebelum OTT, termasuk komunikasi dengan pihak swasta dan temuan uang Rp130 juta.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan