Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Wisatawan bermain air di kawasan Pantai Baru, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, Selasa (1/2/2022)./Harian Jogja-Yudhi Kusdiyanto
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul belum berencana menutup objek wisata meski kasus persebaran Covid-19 selama beberapa hari terakhir terus bertambah.
"Selain mengendalikan persebaran Covid-19, Pemkab juga mendapat amanat memulihkan perekonomian masyarakat, sehingga kami belum berencana menutup objek wisata," kata Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, Senin (31/1/2022).
BACA JUGA: Calendar of Event Pariwisata Sleman 2022 Diluncurkan, Fokus pada Sport Tourism
Menurut Halim, kebijakan tidak menutup tempat wisata di tengah ancaman varian Omicron cukup penting karena aktivitas perekonomian masyarakat di objek wisata kini mulai menggeliat setelah sebelumnya terpuruk karena pandemi Covid-19.
Pemulihan ekonomi dapat terjadi dengan kebijakan kelonggaran dalam produksi maupun aktivitas yang mendatangkan banyak orang, meskipun hal itu sangat berisiko. "Kebijakan ini berisiko, tetapi yang penting kalaupun Omicron menyerang, pasien harus segera isolasi mandiri," katanya. Meski demikian, Bupati meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 secara ketat.
Berdasar data Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, angka kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata terutama pantai masih tetap tinggi meski kasus Covid-19 saat ini naik. Dinpar mencatat angka kunjungan selama akhir pekan mulai 28-30 Januari 2022 mencapai 33.610 orang. Angka ini meningkat dibanding libur akhir pekan sebelumnya.
BACA JUGA: Musim Durian Merapi Tiba, Warga Jogja Serbu Pasar Kembang
“Ada kenaikan sekitar 10 persen dibanding libur akhir pekan sebelumnya,” kata Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinpar Bantul, Markus Purnomo Adi, saat dihubungi Minggu (30/1/2022).
Pria yang akrab disapa Ipung ini menyatakan jajarannya sudah mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 dengan selalu mengingatkan pelaku wisata dan wisatawan di Bantul tentang penerapan prokes secara ketat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.
LPS mempertahankan bunga penjaminan hingga Januari 2027. Simpanan rupiah bank umum tetap 3,75%, BPR 6,25%, dan valas 2%.
DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” Lapas Cibinong setelah seluruh barang bukti didokumentasikan dan diamankan.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.