Cara ke Gunung Ireng, Lokasi Baru Sport Tourism di Gunungkidul

Jumali
Jumali Minggu, 27 Maret 2022 14:27 WIB
Cara ke Gunung Ireng, Lokasi Baru Sport Tourism di Gunungkidul

Peserta Geoheritage Cross Country 2022 menikmati pemandangan alam di puncak Gunung Ireng di Kalurahan Pengkol, Patuk. Sabtu (27/3/2022) - Ist

Harianjogja.com, JOGJA — Geoheritage Cross Country 2022 telah digelar oleh yang terlaksana Dinas Pariwisata Gunungkidul di destinasi Gunung Ireng di Kalurahan Pengkol, Patok, Sabtu (26/3/2022). Kegiatan tersebut adalah upaya dari Pemkab Gunungkidul untuk menjadikan kawasan Gunung Ireng sebagai kawasan sport tourism.

Lalu bagaimana cara untuk menuju ke kawasan Gunung Ireng? Berikut caranya :

- Anda cukup menempuh jalan utama dari Kota Jogja menuju Kota Wonosari (Jalan Wonosari) dan melewati Bukit Bintang.

- Setelah itu, Anda bisa belok kanan sampai Tugu Selamat Datang di Gunungkidul. Anda tinggal mengikuti jalan tersebut dan akan menemukan peremparan. Anda tinggal ikuti jalan utama sekitar 200an meter, dan Anda akan menemukan pertigaan. Anda tinggal mengambil arah lurus di Jalan Patuk-Pengkok.

- Ikuti saja jalan utama sejauh sekitar 3,6 kilometer sampai di tugu tengah jalan (Tugu Semar Pengkok). Anda tinggal belok kanan dan ikuti jalan utama. Ikuti petunjuk di pinggir jalan yang memberikan arah ke Gunung Ireng.

Untuk tiket masuk yang harus Anda bayar hanya senilai Rp3.000. Tarif parkir adalah Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Gunung Ireng adalah nama baru bagi kawasan yang dulunya bernama Gunung Butak. Warga sekitar mulai membersihkan Gunung Butak pada 2010 lalu, dan menamakan daerah tersebut Gunung Ireng.

Lurah Pengkol, Sugit mengatakan, penyelenggaraan cross country di Gunung Ireng sebagai upaya menghidupkan kembali destinasi wisata di kawasan tersebut. Ia tidak menampik adanya pandemic corona selama dua tahun terakhir memberikan dampak terhadap wisata di Gunung Ireng.

“32 lapak yang dikelola warga berhenti operasi. Makanya, even ini sebagai upaya menghidupkan kembali wisata di Pengkol,” katanya.

Diharapkan dengan even ini sektor wisata terus tumbuh dan data memberikan mdamap positif ke masyarakat sekitar.

“Mudah-mudahan bisa semakin ramai dan kunjungan bisa pulih seperti sebelum adanya pandemic,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online