BTS Konser di Jakarta Desember 2026, Harga Tiket dan Jadwal Resminya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
BBWS Serayu Opak melakukan penanaman pohon di kawasan groundsill area riverfront Kali Opak Prambanan, Kamis (1/12/2022)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA — Kawasan groundsill di area Candi Prambanan ditumbuhi berbagai pohon seperti bisbul dan kepel. Selain untuk menjaga konservasi air, penghijauan dilakukan untuk mendukung destinasi baru riverfront Sungai Opak Prambanan.
Kepala BBWS Serayu Opak, Dwi Purwantoro, mengatakan penanaman pohon merupakan salah satu langkah untuk menjaga konservasi air dan memelihara lingkungan terutama di kawasan groundsill.
Pembangunan groundsill bertujuan untuk mengendalikan elevasi dasar sungai, mengamankan jembatan jalan nasional Jogja -Solo dan jembatan penghubung area Candi Prambanan.
"Dengan penanaman pohon bisbul dan kepel, kami berharap bisa dijaga bersama-sama agar tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan, baik tempat penyimpanan cadangan air juga menjaga pasokan air tanah,” ungkapnya, Kamis (1/12/2022).
BACA JUGA: Ini Deretan Tempat Wisata Bukit di Jogja, Mana Favoritmu?
Momentum tersebut dilakukan untuk memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-77. Pembangunan Groundsill Kali Opak dilakukan BBWS Serayu Opak saat ini sudah selesai. Menurut Dwi, pembangunan tersebut mencakup penataan wisata Prambanan Riverfront untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di kawasan Candi Prambanan.
"Kami lakukan pembangunan riverfront sebagai pengembangan dan menambah estetika kawasan Candi Prambanan. Saat ini kami tambahkan bibit pohon dan harapannya 20-30 tahun lagi bisa membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” harapnya.
Dia menjelaskan, groundsill dibangun selama delapan bulan dengan anggaran Rp48 miliar. Total panjang sungai yang ditangani pada 2022 ini sepanjang 900 meter pada dua sisi, untuk dinding penahan tanah pengamanan kawasan wisata Candi Prambanan.
Selanjutnya, terdapat usulan rencana penanganan ke bagian hulu sepanjang 600 meter yang akan dikerjakan pada 2023. "Kami sengaja mendesain dengan estetika agar menjadi destinasi menarik yang bisa dinikmati masyarakat. Nantinya dari PT Taman Wisata Candi yang akan menjaga dan merawat. Harapannya kehadiran kami bisa dirasakan masyarakat," harapnya.
Direktur Operasional dan Pengembangan Infrastruktur PT TWC, Mardijono Nugroho menyambut baik upaya BBWS Serayu Opak dalam menjaga dan melestarikan kawasan Prambanan.
Keberadaan groundsill kawasan Opak akan menjadi nilai tambah destinasi riverfront yang berada di Candi Prambanan. "Tentu ini akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat untuk berwisata. Khususnya di kawasan strategis nasional pariwisata. Wisatawan bisa menikmati destinasi ini pada pagi atau sore hari," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa