Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Wisatawan di Candi Prambanan. /Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA– Ketua DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardianto mengatakan dari kegiatan ATF 2023 pelaku wisata belajar banyak hal. Termasuk rencana untuk melakukan berbagai perbaikan di sektor pelaku pariwisata.
"Kegiatan ATF kemarin menjadi remind [mengingatkan] industri pariwisata di DIY. Sudah saatnya produk kita di-reset dan di-restart karena kebutuhan pasar ternyata sudah banyak bergeser," katanya.
Bobby belum bisa menjelaskan secara detail agar pelaku industri untuk melakukan perubahan dan mengikuti segmentasi pasar. Pasalnya, para agen wisata di luar negeri masih melihat produk wisata di DIY masih banyak yang klasik sehingga membutuhkan banyak perubahan.
Menurut Bobby, industri pariwisata di Jogja tidak bisa hanya tetap bertumpu pada penawaran produk-produk dan rute klasik, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Kraton. Sebaliknya, pelaku industri pariwisata di Jogja harus menyesuaikan perubahan perilaku wisatawan agar tidak terjadi stagnasi pasar wisatawan mancanegara ke Jogja.
"Bagaimana pola perjalanan wisatawan dalam menikmati wisata ternyata sudah banyak perubahan. Kalau yang kita tawarkan hanya yang itu-itu saja, tidak ada perubahan, akan sangat sulit untuk menarik para wisatawan mancanegara, karena market sudah bergeser," katanya.
Menurut Bobby, pelaku industri pariwisata harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Ia mendasari alasannya ketika semua nilai transaksi selama Travex ATF, berapa persen produk DIY yang diminati buyers. Hal itu menjadi PR bersama untuk melakukan perubahan mengikuti segmentasi pasar.
BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi RI Capai Rekor Tertinggi selama 8 Tahun, Bagaimana dengan Jogja?
"Tapi saya tidak mau mendahului statement resmi dari Pemda DIY. Yang jelas pasar sudah banyak berubah. Kami mau melihat booth mana yang banyak diminati selama ATF. Nah nilai transaksi selama Travex ATF itu menjadi tolok ukur bagaimana industri pariwisata berubah sesuai kebutuhan pasar," katanya.
Bobby juga menekankan bagaimana integrasi pariwisata di DIY perlu segera dilakukan. Sebab banyak destinasi wisata di kabupaten Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo yang belum diketahui meskipun banyak dicari wisatawan mancanegara. Hal itu juga menjadi PR bagi pelaku industri pariwisata agar bisa mengintegrasikan produk wisata 4 kabupaten dan 1 kota untuk membangun pariwisata Jogja.
"Yang banyak diketahui masih Kota dan Sleman, sementara tiga kabupaten lainnya belum banyak diketahui meskipun banyak diminati. Maka integrasi pariwisata DIY ini perlu segera diwujudkan untuk mengimbangi minat pasar internasional," kata Bobby.
Menurut Bobby, akses wisatawan mancanegara ke Jogja sudah sangat mudah dan tinggal bagaimana pelaku industri wisata memanfaatkan potensi wisata di DIY. Dengan demikian, konektivitas akses juga perlu dilakukan untuk mengangkat kembali pariwisata DIY. Jangan sampai muncul ego-ego sektoral jika ingin mengangkat pariwisata Jogja ke kancah internasional.
"ATF banyak memberikan pelajaran bagi kami. Negara-negara Asean sudah melakukan perubahan, mereka memiliki spirit yang sama. Mereka punya konektivitas dan kolektifitas untuk menarik wisatawan di luar Asean. Bukan hanya salah satu. Bagaimana penerbangan di Asean terkoteksi. Ini yang juga harus dilakukan di Indonesia, bagaimana koneksi ini terbangun minimal di 5 KSPN," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.