Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Kue Kipo./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, JOGJA—Salah satu makanan tradisional khas DIY atas Kipo. Makanan ini cukup terkenal di daerah Kotagede karena manjadi makanan tradisional khas daerah itu.
Kipo adalah makanan yang berbahan dasar dari tepung beras. Memiliki warna hijau yang khas dan berisi parutan kelapa yang dicampur dengan gula.
Meskipun menjadi oleh-oleh khas Jogja, tidak semua toko oleh-oleh menyediakan makanan ini karena sifatnya yang tidak tahan lama.
Sekilas, tampilan kipo hampir sama dengan klepon. Berwarna hijau dan manis rasanya. Namun sensasinya akan berbeda jika Anda merasakannya langsung karena kipo dimasak dengan dipanggang dengan alas daun pisang.
Salah satu tempat yang masih melestarikan kue tradisional khas masa kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam ini adalah Pasar Legi, Kotagede. Di situ ada pedagang kipo yang masih setia menjual jajanan ini.
Dilansir dari Instagram @visitingbantul, kipo berasal dari kata iki opo yang artinya ini apa. Bagi Anda yang penasaran dan tertarik membuat makanan legendaris ini di rumah, Anda hanya membutuhkan bahan-bahan yang sederhana.
Baca juga: Kuliner Jogja Ini Cocok Dinikmati Saat Musim Hujan, Murah Meriah
Ada tiga tahap pembuatan. Tahap pertama adalah membuat kulitnya. Pada tahapan ini ibutuhkan tepung ketan, daun suji sebagai pewarna, garam, kapur sirih, dan santan hangat. Semua bahan kulit ini dicampur dan diuleni hingga kalis.
Tahap kedua pembuatan isian atau unti kelapa, dibutuhkan gula merah yang disisir, gula pasir, kelapa muda parut, vanili, garam, dan daun pandan. Bahan-bahan isian kipo ini dimasak hingga gula larut, menyatu, dan matang.
Tahap ketiga, adonan kipo dibagi dan dipipihkan dengan diberi alas daun pisang. Lalu diisi sedikit unti kelapa, panggang di atas teflon lengkap dengan alas daun pisangnya, dan bolak-balik hingga matang.
Cukup sederhana bukan? Anda bisa mencobanya di rumah karena bahan yang dibutuhkan mudah kita temukan di sekitar kita. Mari melestarikan makanan tradisional Jogja dengan membuatnya sendiri di rumah. Selamat mencoba!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.