Investor Asing Belum Agresif Borong SBN, Ini Faktor Penghambatnya
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Ketua Desa Wisata Nglinggo, Teguh Kumoro, menapaki jalan setapak yang dibuat dari kayu di kebun teh Nglinggo, Selasa (24/4/2018).Harian Jogja-Beny Prasetya
Harianjogja.com, JOGJA—Kulonprogo salah satu kabupaten yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta bagian Barat ini menyimpan banyak pesona alam yang patut dikunjungi. Tempat wisatanya begitu beragam baik yang dataran tinggi hingga dataran rendah sekalipun.
Lantas ada tempat wisata apa saja di Kulonprogo? Simak ulasan berikut ini untuk kamu yang ingin menjelajah Kulonprogo.
Hamparan kebun teh milik rakyat di ketinggian 700 – 900 mdpl ini memenuhi oksigen ke paru-paru dengan udara bersih nan sejuknya. Tak hanya dinikmati keindahannya dengan mata, pengunjung juga bisa mencicipi langsung seduhan teh sangrai khas petani Samigaluh yang tersaji di tempat istirahat sekitar kebun teh.
Jika berkunjung di saat cuaca sedang cerah kamu akan disuguhkan hamparan Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing begitu jelas. Berkunjung ke kebun teh ini letaknya ada di dusun Nglinggo, Desa Pagerharjo, Samigaluh, Kulonprogo, Yogyakarta.
Baca juga: 3 Tempat Makan Pizza di Jogja, Rasa Italia Suasana Angkringan
Luas daerah Kulonprogo mencapai selatan dengan kata lain hingga kawasan pantai, sejumlah kawasan pantai Kulonprogo dipenuhi vegetasi mangrove yang awalnya sengaja ditanam untuk mencegah abrasi dan sebagai pemecah gelombang alami. Kamu pun dapat menikmati indahnya pantai serta hijau dedaunan bakau di saat bersamaan.
Rimbunnya vegetasi hutan mangrove dengan luas sekitar tiga hektar lebih ini menarik banyak wisatawan sehingga kini terdapat tiga lokasi hutan mangrove yang bisa kamu kunjungi, mulai dari paling barat wisata Mangrove Pasir Mendit (paling barat), lalu wisata Mangrove Jembatan Api Api (Tengah), dan wisata Mangrove pantai kadilangu (paling timur).
Stalagmit dan stalaktit menjadi pesona dari gua kiskendo. Gua sepanjang 1,5 kilometer di dalam bumi Bukit Menoreh ini dulunya menjadi tempat bertapa. Terdapat dua percabangan besar di dalamnya terdapat sembilan ruang kecil yang sering digunakan untuk bertapa.
Ada satu kisah pewayangan epos Ramayana yang cukup terkenal yakni mengisahkan gua kiskendo sebagai tempat bertarung antara kera kembar Subali dan Sugriwo melawan Mahesasura. Kisah mereka pun akhirnya terpahat menjadi relief Sugriwo - Subali di dinding batu pintu masuk gua. Lokasinya sendiri berada di Dusun Sokomoyo, Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Yogyakarta.
Melihat hewan di kebun binatang? Sudah biasa. Di Kulonprogo kamu bisa melihat hewan-hewan langka atau liar yang berhasil diselamatkan dari kepemilikan ilegal, cedera, atau pasar satwa liar. Kamu bisa mengunjungi Wildlife Rescue Center (WRC) Jogja sebuah kawasan wisata edukasi dan konservasi satwa.
Ada hewan seperti orang utan, elang jawa, buaya, owa, dan penyu yang dalam perlindungan atau sedang menjalani rehabilitasi sebelum nantinya dikembalikan ke alam. Sekitar 150 satwa berada dalam pengawasan WRC di tanah seluas 14 hektar tepatnya di Jl. Kawijo, Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo, Yogyakarta. Berkunjung melihat para satwa kamu cukup merogoh saku Rp10.000 saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Sensus Ekonomi 2026 menjadi dasar penyusunan kebijakan penguatan pariwisata Kota Jogja melalui data usaha, UMKM, investasi, dan tenaga kerja.
Bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan ditemukan di pekarangan warga di Semin, Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki pelaku pembuangan.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Indomaret menyerahkan bantuan berupa 10 unit tenda usaha yang akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan UMKM di Kabupaten Banyumas.
Fapet UGM meraih Silver Winner Media Relations Award 2026 berkat program Fapet Menyapa yang memperkuat literasi jurnalis dan kepercayaan publik.