Road Rage Meningkat, Tekanan Ekonomi Bikin Pengendara Mudah Emosi?
Perselisihan antarpengendara, aksi main hakim sendiri hingga perusakan kendaraan akibat luapan emosi semakin sering terlihat di jalan raya maupun media sosial.
Salah satu spot kafe Coconut yang menarik pengunjung menjadi salah satu destinasi bagi anak muda kekinian. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pemuda yang tergabung dalam usaha Raha Group Indonesia memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata di DIY. Mereka berangkat dari dari awal membangun penginapan villa hingga resto untuk destinasi wisata.
Salah satu pemuda itu adalah Rahmat Hidayat yang berposisi sebagai presiden direktur. Mereka telah membangun sebanyak 22 vila di DIY sejaka berdiri 2016 lalu dan kini telah memasuki usia 7 tahun berjalan. Terbaru para pengusaha muda ini akan membangun kawasan pariwisata terpadu dengan lembaga pendidikan edukasi wisata di Kawasan sentolo, Kulonprogo.
BACA JUGA : Wisata Dekat Stasiun Tugu Jogja dengan Bujet Rp50.000? Simak Info Ini
“Kami membangun bisnis ini semuanya berisi anak-anak muda dan kami memiliki komitmen untuk mendukung pariwisata Jogja sehingga unit usaha ke arah amenitas, hospitality,” kata Rahmat Hidayat di Coconut Coffee and Eatery, Ngaglik, Sleman.
Terbaru, kata dia, ia merencanakan pembangunan destinasi wisata di lahan seluas lebih dari satu hektare di kawasan Sentolo, Kulonprogo. Di lokasi tersebut akan dibangun lembaga pendidikan sebagai wisata edukasi, glamping dan berbagai konsep wisata alam yang menarik. Rencananya akan mulai dibangun pada awal 2024 mendatang.
“Ini kebetulan tanah wakaf yang akan kami kembangkan sebagai destinasi dan sekolah wisata yang sifatnya pelatihan meliputi manajerial, hospitality, dan edukasi wisata. Pengembangan vila dan destinasi wisata dengan membangun glamping ground,” ujarnya.
Para pengusaha muda ini tercatat telah membangun 22 vila, beberapa di antaranya melalui kerja sama dengan investor. Pada awal 2024 akan membuka 15 vila baru dengan konsep destinasi wisata di wilayah DIY.
“Saat ini di lokasi tersebut sudah ada pesantren properti yang sudah berjalan selama 10 Tahun. Kemudian ada masih ada lahan kosong yang bisa dimanfaatkan, sehi menggandeng kami anak-anak muda untuk membangun lahan tersebut,” kata Manajer Ubu Villa Nandar bagian dari Raha Group.
Ia berharap bisa terus berkontribusi pada pariwisata khususnya DIY dan terus memberdayakan staf dengan membekali berbagai macam pelatihan dan keterampilan agar terus terasah sehingga mampu berkontribusi di vila layaknya hotel bintang lima. “Semua pengembangan yang kami lakukan melibatkan masyarakat lokal,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Perselisihan antarpengendara, aksi main hakim sendiri hingga perusakan kendaraan akibat luapan emosi semakin sering terlihat di jalan raya maupun media sosial.
Capaian ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Magelang dalam memenuhi hak pendidikan bagi seluruh anak, tanpa terkecuali.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka 18-30 Agustus. Simak 20 sekolah yang sebelumnya tidak mensyaratkan nilai UTBK-SNBT.
Fajar/Fikri lolos ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mengalahkan Eloi Adam/Leo Rossi dua gim langsung di New Delhi.
Spotify memperluas Running Mode ke Android. Fitur AI ini menyesuaikan playlist dengan tempo lari, tetapi belum tersedia di Indonesia.
Pasar murah Pemkab Bantul di Pajangan diserbu warga. Harga beras, minyak, telur, gula, dan bawang dijual lebih murah dari pasaran.