Ganda Jepang Mundur, Rachel-Febi Lolos 8 Besar Kejuaraan Dunia 2026
Rachel/Febi melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Badminton 2026 setelah Fukushima/Matsumoto mundur karena cedera saat gim kedua.
Ilustrasi traveling/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA— Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand, berencana memperluas akses gerbang paspor otomatis atau auto gate bagi warga dari 31 negara tambahan mulai akhir Agustus 2026.
Kebijakan tersebut disiapkan untuk mempercepat proses pemeriksaan imigrasi sekaligus mengurangi antrean penumpang internasional di salah satu bandara tersibuk Thailand.
Meski rencana perluasan sudah disetujui, daftar 31 negara yang akan memperoleh akses auto gate belum diumumkan secara resmi. Karena itu, wisatawan dari negara tertentu, termasuk Indonesia, masih perlu menunggu pengumuman otoritas Thailand sebelum memastikan dapat menggunakan fasilitas tersebut.
Informasi mengenai rencana itu dilansir dari VN Express International, Kamis (20/8/2026).
Bandara Suvarnabhumi Hadapi Lonjakan Penumpang
Rencana perluasan auto gate tidak terlepas dari meningkatnya jumlah wisatawan yang melalui Bandara Suvarnabhumi.
Pada musim puncak kunjungan wisatawan, bandara tersebut melayani sekitar 190.000 penumpang per hari. Jumlah itu meningkat dibandingkan periode tertentu pada tahun sebelumnya yang berada di kisaran 140.000 hingga 150.000 penumpang per hari.
Dari total tersebut, rata-rata 70.000 penumpang internasional tiba setiap hari.
Tekanan terbesar terjadi pada pukul 13.00 hingga 17.00 waktu setempat. Pada periode tersebut, jumlah kedatangan internasional dapat mencapai sekitar 5.000 hingga 6.000 penumpang setiap jam.
Kondisi itu membuat fasilitas pemeriksaan imigrasi harus menangani arus penumpang dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat.
31 Negara Akan Mendapat Akses Auto Gate
Untuk mengurangi antrean, Biro Imigrasi Thailand menyetujui usulan perluasan sistem pemeriksaan paspor otomatis.
Setelah seluruh proses persetujuan dan penandatanganan yang diperlukan selesai, pemegang paspor dari 31 negara tambahan akan diarahkan menggunakan jalur otomatis di Bandara Suvarnabhumi.
Namun, hingga Kamis (20/8/2026), identitas 31 negara tersebut belum dirilis secara resmi.
Otoritas Thailand disebut mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum menentukan negara yang mendapatkan akses, termasuk statistik penolakan masuk berdasarkan Henley Passport Index, serta aspek keamanan dan hukum masing-masing negara.
Dengan demikian, wisatawan sebaiknya tidak menganggap semua pemegang paspor asing otomatis dapat menggunakan auto gate setelah kebijakan diberlakukan.
Thailand Perkuat Keamanan Digital Wisatawan
Selain mempercepat pemeriksaan di bandara, pemerintah Thailand juga meningkatkan perhatian terhadap keamanan digital wisatawan asing.
Otoritas Thailand melaporkan adanya peningkatan kasus wisatawan asing yang mengakses situs komersial pihak ketiga untuk mengurus Thailand Digital Arrival Card (TDAC).
Wisatawan diingatkan agar mengisi TDAC melalui situs resmi pemerintah Thailand yang disediakan secara gratis.
Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand bersama mitra maskapai penerbangan juga akan meningkatkan penyampaian informasi sebelum keberangkatan.
Langkah tersebut bertujuan agar wisatawan mengetahui kanal resmi TDAC dan tidak tertipu oleh situs pihak ketiga yang menawarkan layanan berbayar.
Bandara Bangkok Terus Berbenah
Pengembangan fasilitas imigrasi menjadi bagian dari upaya Thailand menghadapi pertumbuhan jumlah wisatawan internasional.
Dalam jangka panjang, Bandara Suvarnabhumi juga tengah memperluas ruang tunggu bagi penumpang yang datang lebih awal. Perbaikan zona transit turut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Berbagai pengembangan tersebut diarahkan untuk mendukung posisi Bangkok sebagai salah satu pusat penerbangan regional di Asia.
Sementara itu, bagi wisatawan Indonesia yang berencana bepergian ke Thailand dalam waktu dekat, daftar negara penerima akses auto gate tetap perlu ditunggu hingga diumumkan secara resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rachel/Febi melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Badminton 2026 setelah Fukushima/Matsumoto mundur karena cedera saat gim kedua.
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meluncurkan PKJ untuk perguruan tinggi dan mendorong ilmu lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Pendidikan khas Kejogjaan yang hari ini kita luncurkan bersama adalah ikhtiar untuk mempersingkat jarak itu,” tutur Sri Sultan.
Gempa Bantul M3,5 terjadi Kamis sore dan dirasakan di Jogja. BMKG meminta warga tetap tenang serta mengikuti informasi resmi.
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sekitarnya. BMKG menyebut gempa dangkal dipicu aktivitas Sesar Opak dan tak berpotensi tsunami.