Korean Air Pasang Wi-Fi Starlink Gratis Mulai 15 September

Jumali
Jumali Jum'at, 11 September 2026 18:07 WIB
Korean Air Pasang Wi-Fi Starlink Gratis Mulai 15 September

Korean Air/Airbus

Harianjogja.com—Penumpang Korean Air akan segera bisa menikmati internet berkecepatan tinggi secara gratis selama penerbangan. Maskapai Korea Selatan tersebut mulai menyediakan layanan Wi-Fi berbasis satelit Starlink milik SpaceX pada 15 September 2026.

Layanan baru ini membuat penumpang dapat tetap terhubung selama penerbangan tanpa harus membeli paket Wi-Fi secara terpisah. Korean Air menyebut layanan Starlink akan tersedia gratis bagi penumpang di seluruh kelas kabin.

Tahap awal layanan tersebut dimulai pada empat pesawat yang telah menjalani modifikasi sistem, yakni tiga unit Airbus A350-900 dan satu unit Boeing 777-300ER. Keempat pesawat itu akan terutama digunakan untuk melayani rute jarak jauh menuju Amerika, Eropa, dan Asia Tenggara, selain sejumlah rute jarak pendek.

Dengan demikian, penumpang yang kebagian pesawat yang sudah dilengkapi Starlink tidak lagi harus mengandalkan layanan internet berbayar yang selama ini tersedia pada penerbangan tertentu. Sementara itu, pesawat Korean Air yang belum mendapat peningkatan sistem masih menggunakan layanan Wi-Fi berbayar sebelumnya.

Bisa Streaming hingga Kerja dari Pesawat

Korean Air menyatakan koneksi Starlink menggunakan jaringan satelit orbit rendah bumi atau low Earth orbit (LEO). Teknologi tersebut ditujukan untuk menghadirkan kecepatan internet yang mendekati koneksi berbasis darat sehingga aktivitas digital penumpang selama penerbangan menjadi lebih leluasa.

Penumpang nantinya dapat menggunakan internet untuk menjelajahi berbagai situs, menonton video melalui layanan streaming, mendengarkan musik, bermain gim daring, hingga memakai aplikasi kerja berbasis cloud. Aktivitas seperti berkirim pesan, membaca berita, serta melakukan pekerjaan dan transfer file juga dapat dilakukan melalui koneksi tersebut.

Korean Air menyediakan akses tersebut tanpa membedakan kelas kabin. Artinya, fasilitas internet Starlink tidak hanya diperuntukkan bagi penumpang kelas premium, tetapi juga dapat digunakan penumpang di kelas kabin lainnya.

Cara mengakses layanan juga dibuat sederhana. Penumpang cukup mengaktifkan mode pesawat pada perangkat, menghubungkannya ke jaringan Wi-Fi Korean Air, kemudian masuk ke portal layanan dan memasukkan nama serta nomor kursi sesuai tiket. Korean Air menyatakan penumpang tidak perlu membuat akun khusus untuk menggunakan layanan tersebut.

Panggilan Suara dan Video Tetap Dilarang

Meski akses internet diperluas, Korean Air tetap menerapkan sejumlah pembatasan. Penumpang tidak diperbolehkan melakukan panggilan suara maupun video melalui internet selama penerbangan.

Siaran langsung atau live streaming di media sosial juga tetap dilarang. Korean Air menyebut pembatasan tersebut diberlakukan untuk menjaga kenyamanan lingkungan kabin sekaligus mendukung aspek keamanan penerbangan.

Selain pembatasan terhadap komunikasi suara dan video, akses ke laman yang dinilai tidak aman atau ilegal juga akan diblokir. Dengan aturan tersebut, koneksi internet berkecepatan tinggi tetap digunakan dalam batas kebijakan yang ditetapkan maskapai.

Sebagian Besar Armada Ditargetkan Terhubung pada 2027

Empat pesawat yang mulai menyediakan Starlink pada 15 September merupakan tahap awal dari program yang lebih besar. Korean Air menargetkan pemasangan sistem tersebut pada sebagian besar armadanya dapat diselesaikan pada akhir 2027.

Program tersebut juga berlangsung ketika Korean Air bersiap memasuki tahap integrasi dengan Asiana Airlines. Kedua maskapai secara resmi menargetkan lahirnya Integrated Korean Air pada 17 Desember 2026, sehingga pengembangan layanan digital menjadi bagian dari perubahan besar yang tengah berlangsung di industri penerbangan Korea Selatan.

Sebelumnya, Korean Air bersama maskapai dalam Grup Hanjin telah mengumumkan rencana penggunaan Starlink untuk meningkatkan pengalaman internet di dalam pesawat. Program tersebut mencakup Korean Air, Asiana Airlines, Jin Air, Air Busan, dan Air Seoul dengan penerapan secara bertahap.

Bagi penumpang Korean Air, penerapan bertahap berarti ketersediaan Wi-Fi Starlink belum otomatis berlaku di seluruh penerbangan mulai 15 September. Layanan gratis tersebut pada tahap pertama hanya tersedia pada pesawat yang sudah selesai dimodifikasi, sedangkan pesawat lainnya masih menggunakan sistem Wi-Fi yang telah tersedia sebelumnya.

Korean Air menargetkan perluasan layanan hingga sebagian besar armadanya pada akhir 2027, sementara empat pesawat yang telah dimodifikasi menjadi armada awal yang membawa layanan internet Starlink gratis tersebut ke rute Amerika, Eropa, Asia Tenggara, serta sejumlah destinasi jarak pendek.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online