Golf dan Bahari Jadi Daya Tarik Wisatawan Korea ke Indonesia

Newswire
Newswire Sabtu, 07 November 2026 15:57 WIB
Golf dan Bahari Jadi Daya Tarik Wisatawan Korea ke Indonesia

Golf - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Wisata golf dan bahari menjadi dua daya tarik utama bagi wisatawan asal Korea Selatan yang berkunjung ke Indonesia. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melihat peluang tersebut dapat dikembangkan untuk menarik lebih banyak pelancong dari negara tersebut.

Juru Bicara Kemenpar, Nia Niscaya, mengatakan wisatawan Korea Selatan memiliki minat terhadap aktivitas bermain golf. Kondisi iklim tropis Indonesia menjadi salah satu keunggulan karena memungkinkan wisatawan menikmati olahraga tersebut sepanjang tahun dengan latar pemandangan alam.

"Kekuatan (pariwisata Indonesia) itu sebenarnya di bahari dan golf ya kalau untuk wisatawan Korea, karena dalam setahun itu bisa banyak yang bermain golf terus," kata Nia saat ditemui ANTARA di Jakarta, Jumat.

Menurut Nia, cuaca di Indonesia memberikan keuntungan tersendiri bagi para pemain golf profesional. Mereka tetap dapat bermain ketika musim dingin membatasi aktivitas olahraga tersebut di negara asalnya.

"Kalau yang untuk profesional, itu kan terganggu mainnya saat musim dingin. Itu keuntungan bermain di kita karena all year around (sepanjang tahun) itu cuacanya bagus," ujar Nia.

Bali dan Batam Jadi Favorit Wisata Golf

Nia menyebut Bali dan Batam sebagai dua destinasi yang kerap menjadi pilihan wisatawan Korea Selatan untuk bermain golf. Selain itu, pelancong dari negara tersebut juga mulai menunjukkan minat terhadap wisata petualangan di kawasan Labuan Bajo.

"Labuan Bajo itu sebenarnya mulai naik ya (peminatnya) untuk beberapa pasar, tapi memang aktivitasnya kalau Korea kuat di bahari, golf dan MICE karena banyak perusahaan Korea (di sini)," katanya.

Selain mengembangkan wisata golf dan bahari, pasar Korea Selatan juga dinilai memiliki peluang melalui sektor MICE atau kegiatan pertemuan, perjalanan insentif, konferensi, dan pameran. Hal itu berkaitan dengan keberadaan banyak perusahaan Korea di Indonesia.

Kemenpar Kenalkan Lapangan Golf Indonesia

Sebelumnya, Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan kementeriannya telah memperkenalkan langsung sejumlah destinasi dan fasilitas wisata golf unggulan Indonesia kepada wisatawan Korea Selatan.

Promosi tersebut dilakukan melalui program familiarization trip (famtrip). Kegiatan itu menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Korea Selatan ke Indonesia.

Dalam program tersebut, destinasi yang diperkenalkan secara khusus berada di kawasan Cikarang dan Kota Bogor, Jawa Barat.

"Dengan kekayaan alam, kualitas lapangan golf berstandar internasional, serta keramahan budaya lokal, Indonesia siap menjadi pilihan utama bagi wisatawan golf dunia," ujar Made.

Meski memiliki potensi di sektor wisata golf, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan Korea Selatan pada September 2026 mencapai 37.047 kunjungan. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang tercatat sebanyak 41.605 kunjungan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online