3 Moge Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Dana Operasional DJBC
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Curug Mandala, Subang, Jawa Barat/ist-Okezone (ridwanderful/Instagram)
Harianjogja.com, SUBANG—Curug Mandala di Subang, Jawa Barat selain indah juga tenang. Curug ini belum banyak didatangi wisatawan.
Curug Mandala terletak di Dusun Panaruban, Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang, Subang, Jawa Barat. Curug terletak di dalam hutan dan masih jarang dikunjungi. Bagi wisatawan yang menyukai ketenangan, tentu ini menjadi hal menarik.
Walaupun tinggi air terjun tidak seberapa, tapi suara aliran air di tengah hutan dapat memberikan ketenangan. Belum lagi pemandangan alam di sekitar curug sangat indah. Ada pula perkebunan teh yang terhampar luas dan berwarna kehijauan. Keunikan lain dari curug ini adalah bentuknya yang bertingkat-tingkat.
Ya, wisatawan memang tidak hanya menemukan satu air terjun saja. Di bagian bawah, terdapat air terjun yang paling tinggi. Kemudian, di atas aliran tersebut wisatawan akan menemukan aliran air lain yang lebih pendek. Bila dilihat dari atas, bentuk air terjun ini seperti undakan tangga.
Menurut cerita yang beredar, air terjun ini dinamakan Curug Mandala karena dahulu kala ada seorang patih terkenal dari kerajaan di Tanah Pasundan bernama Patih Mandala. Patih tersebut sering bertama dan menghilang di sana. Dari situlah asal usul pemberian nama.
Bagi wisatawan yang hendak datang berkunjung tidak perlu merasa khawatir dengan fasilitas yang tersedia di air terjun. Sebab meskipun letaknya di tengah hutan, kawasan air terjun sudah dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII milik pemerintah dan Karang Taruna Panaruban. Di sana sudah terdapat fasilitas umum seperti toilet, mushola, taman, saung bambu untuk beristirahat, dan lahan parkir kendaraan.
Untuk menuju Curug Mandala hanya sekitar 30 menit menggunakan kendaraan roda dua. Untuk kendaraan roda empat memang aksesnya masih cukup sulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Pasar tradisional Bantul menghadapi penurunan aktivitas. Pemkab menggerakkan ASN berbelanja setiap Jumat untuk menghidupkan ekonomi pasar.
Hutan lereng Merapi sisi selatan memiliki medan lebat dan terjal. Tim SAR mengimbau warga tidak masuk hutan seorang diri.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO atas amanah Presiden Prabowo Subianto. Ini tahapan pemilihannya.
Ondrej Rudzan membidik starting XI PSIM Jogja. Bek Republik Ceko itu siap bermain di posisi apa pun demi membantu tim meraih kemenangan.
DPRD DIY menyoroti kesiapan SAR menghadapi bencana. Basarnas Jogja memiliki 117 personel dan belum punya alut untuk operasi SAR di tengah laut.