Alasan Bhutan Jadi Negara Paling Tenang: Alam dan Pariwisata Terjaga

Jumali
Jumali Rabu, 26 Agustus 2026 23:47 WIB
Alasan Bhutan Jadi Negara Paling Tenang: Alam dan Pariwisata Terjaga

Salah satu kawasan di Bhutan/Magnific

Harianjogja.com, JOGJA—Bhutan dinobatkan sebagai negara paling tenang di dunia berdasarkan Noise-Free Nations Index 2026. Negara yang terletak di kawasan Himalaya ini berhasil meraih Skor Ketenangan atau Quiet Score sebesar 89,44 dari 100, mengungguli negara-negara lain dengan wilayah alam yang luas dan kepadatan penduduk rendah. Pencapaian ini menjadikan Bhutan sebagai destinasi yang paling ideal bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan kedamaian.

Noise-Free Nations Index merupakan pemeringkatan yang disusun oleh operator perjalanan Go2Africa untuk melihat tingkat ketenangan negara-negara di dunia berdasarkan sejumlah indikator. Indeks ini menilai tujuh indikator utama, yaitu kepadatan penduduk, kepadatan wisatawan, cakupan wilayah pedesaan, luas kawasan yang dilindungi, kepadatan kendaraan bermotor, kepadatan bandara, dan kepadatan jalur kereta api. Setiap indikator dinormalisasi ke dalam skor 0-100, di mana semakin tinggi skor yang diperoleh, semakin tinggi tingkat ketenangan suatu negara.

Mengapa Bhutan Menjadi yang Paling Tenang?

Salah satu faktor utama yang membuat Bhutan berada di posisi pertama adalah kondisi geografisnya yang unik. Bhutan memiliki sekitar 39.041 kilometer persegi wilayah berupa pegunungan berhutan, lembah bertingkat, dan dataran tinggi dengan populasi yang relatif jarang. Kondisi tersebut membuat sebagian besar wilayah Bhutan memiliki aktivitas manusia yang lebih rendah dibandingkan negara-negara dengan tingkat urbanisasi dan kepadatan penduduk tinggi. Selain itu, Bhutan juga memiliki proporsi kawasan yang dilindungi yang tinggi, sehingga alamnya tetap terjaga dan menjadi salah satu kontributor utama terhadap tingginya Quiet Score.

Faktor lainnya adalah bagaimana Bhutan mengelola pariwisatanya. Bhutan menerapkan Sustainable Development Fee (Biaya Pengembangan Berkelanjutan atau SDF) bagi wisatawan yang berkunjung, sebagai bagian dari pendekatan pariwisata yang menekankan keberlanjutan dan pengelolaan kunjungan wisatawan. Go2Africa menyebut wisatawan juga hanya dapat mengunjungi Bhutan melalui operator tur lokal berlisensi.

Dengan pengelolaan tersebut, jumlah wisatawan dan tekanan terhadap lingkungan dapat lebih terkendali dibandingkan destinasi yang mengandalkan pariwisata massal. Hal ini memastikan bahwa keindahan alam Bhutan tetap terjaga dan tidak terganggu oleh kebisingan dan keramaian yang biasanya menyertai pariwisata massal.

Bukan Berarti Bhutan Sepenuhnya Sunyi

Meski disebut sebagai negara paling tenang, hasil indeks ini tidak berarti Bhutan merupakan negara yang paling rendah tingkat kebisingannya jika diukur menggunakan desibel. Noise-Free Nations Index tidak melakukan pengukuran langsung terhadap suara di jalan, permukiman, atau kota. Sebaliknya, indeks ini menggunakan indikator-indikator yang menggambarkan tingkat kepadatan manusia dan infrastruktur yang berpotensi berkaitan dengan aktivitas dan kebisingan. Dengan demikian, istilah "negara paling tenang" dalam pemeringkatan ini lebih tepat dipahami sebagai negara yang memiliki kondisi lingkungan dengan kepadatan manusia dan infrastruktur yang relatif rendah serta wilayah alam yang luas.

10 Negara Paling Tenang di Dunia 2026

Selain Bhutan, sejumlah negara dengan wilayah luas dan kepadatan penduduk rendah mendominasi daftar teratas. Berikut 10 negara dengan Quiet Score tertinggi:

  1. Bhutan – 89,44
  2. Namibia – 86,69
  3. Botswana – 80,86
  4. Zambia – 80,64
  5. Gabon – 80,61
  6. Venezuela – 80,20
  7. Chad – 79,82
  8. Republik Afrika Tengah – 78,18
  9. Mongolia – 75,53
  10. Bolivia – 75,40

Dominasi negara-negara Afrika dan Amerika Selatan dalam daftar ini menunjukkan bahwa ketenangan tidak selalu identik dengan kemajuan teknologi atau ekonomi, melainkan lebih pada keseimbangan antara manusia dan alam. Bagi para wisatawan yang mencari pelarian dari hiruk-pikuk perkotaan, Bhutan dan negara-negara lain dalam daftar ini menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Dengan kebijakan pariwisata yang bijaksana dan alam yang masih asri, Bhutan membuktikan bahwa ketenangan adalah salah satu kekayaan terbesar yang dapat dimiliki sebuah negara.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online