Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Masjid Lhasa Tibet/aboutislam.net
Harianjogja.com, TIBET—Jika Anda berniat betul mengunjungi Tibet, tempat yang sangat menantang untuk dicapai karena letaknya di ketinggian Gunung Himalaya, Anda bisa sekaligus melihat Masjid Lhasa.
Masjid Agung Lhasa yang juga disebut sebagai Masjid di Atap Dunia.
Julukan tersebut diberikan mengingat lokasi geografi Tibet berada di ketinggian rata-rata 4.900 meter dari permukaan laut, jauh lebih tinggi dari Gunung Semeru (3.676 meter di atas permukaan laut.mdpl), atau Gunung Jayawijaya (4.884 mdpl) puncak tertinggi di Papua.
Secara umum, Masjid Lhasa merupakan bukti dari eksistensi Islam di Tibet. Mengingat lokasinya terletak di tempat tertinggi di muka bumi, tak heran jika Masjid Lhasa dinobatkan sebagai masjid tertinggi di dunia.
Desain masjid ini pun terbilang unik, memadukan unsur kesederhanaan dengan aristektural khas Islam dan Tibet, lalu diberi sentuhan tradisional Hui.
Masjid Agung Lhasa juga dikenal dengan nama Masjid Hebalin, karena lokasinya yang berada di kawasan Hebalin, pusat kota Lhasa. Masjid yang menjadi pusat komunitas muslim Hui di Tibet.
Masjid ini dibangun pada 1716 M di masa pemerintahan Kaisar Kangxi dari dinasti Qing. Kali pertama dibangun luasnya 200 meter persegi. Kemudian diperluas pada 1793.
Pada 1959, Masjid Lhasa sempat mengalami kehancuran, namun dibangun lagi di tahun yang sama. Bangunan yang kini dilihat wisatawan di pusat kota Lhasa adalah bangunan setelah masjid dibangun kembali. Warna hijau dan merah terlihat mendominasi interior luar dan dalamnya.
Keseluruhan bangunan Masjid Agung Lhasa menempati area seluas 2.600 meter persegi, termasuk bangunannya seluas 1.300 meter persegi. Bangunan utamanya terdiri dari ruang shalat utama, dan bangunan penunjang termasuk bangunan bunker, menara air, kamar mandi, tempat wudhu dan lainnya. Ruang salat masjid itu sendiri luasnya 285 meter persegi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.
DPRD Kota Jogja mendorong WJNC digelar rutin setiap 7 Oktober agar menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan lama tinggal.
Suzuki membukukan penjualan ritel 54.179 unit hingga September 2026. New Carry menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 55%.